Walikota: Harga Bawang di Medan Harus Rp15.000/Kg

barometersumut/Medan-Walikota Medan, Drs H Rahudman Harahap MM, menegaskan harga bawang eceran di Kota Medan harus Rp15.000/Kg. Karenanya, pihaknya akan melakukan operasi pasar untuk menstabilkan harga bawang tersebut di pasaran, sebab masih ada pedagang nakal yang menjual bawang dengan harga eceran Rp25.000 sampai Rp40.000/Kg, sehingga memberatkan masyarakat.

“Mulai hari ini, harga bawang eceran di pasaran harus Rp15.000/Kg. Untuk menstabilkan harga itu, kita harus melaksanakan operasi pasar hari ini. Jadi, saya akan terus pantau ini,” tegas Walikota  ketika meninjau kembali gudang milik CV Sumber Alam Rezeki  (SAR) bersama Kapolresta Pelabuhan Belawan AKBP Endro Kiswanto, Dirut PD Pasar Benny Sihotang dan Kadisperindag Kota Medan Syahrizal Arif,  Jumat (22/3).

Dalam operasi pasar itu, sebut Walikota, Dirut PD Pasar harus turun dan mengecek harga bawang di seluruh pasar di Kota Medan. Jika ditemukan masih ada pasar yang menjual bawang dengan harga di atas Rp25.000/Kg, maka Dirut PD Pasar harus langsung menemui Asing selaku importir legal yang diakui pemerintah.

“Langsung minta bawang kepada Asing, lalu distribusikan ke pasar yang masih menjual bawang dengan harga tinggi. Dengan ketersediaan bawang, maka harganya pasti stabil kembali. Jadi, saya tidak mau mendengar lagi harga bawang masih tinggi, harga ecerannya di pasaran harus Rp15.000 perkilogram,” tegas Walikota lagi.

Walikota mengakui, bawang impor milik CV SAR sebenarnya untuk didistribusikan kepada industri, namun berhubung kebutuhan sangat mendesak maka dialihkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.  “Apalagi sesuai dengan hasil wawancara dengan Menteri Pertanian tadi malam, bahwa semua bawang  impor untuk produksi namun demi kebutuhan masyarakat mulai hari ini distribusikan ke pasaran,” terangny.

Langkah yang dilakukan ini, sambung Walikota, juga telah diapresiasi Gubsu guna menstabilitaskan harga karena sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat. Walikota juga menyebutkan, stok bawang merah dan bawang putih dipastikan cukup, sebab Asing berjanji berapa banyak bawang merah dan bawang putih yang diminta pasar untuk kebutuhan masyarakat  dipastikan tersedia.

“Jadi, mulai sekarang, Dirut PD Pasar harus menyediakan truk. Begitu harga bawang melonjak, anda harus ambil alih.  Stok bawang cukup, sebab Asing selaku importir atas persetujuan kepada daerah yakni Walikota Medan dan petunjuk dari pusat, maka mulai hari ini akan menyalurkan  bawang impor untuk industri ke pasaran guna memenuhi kebutuhan masyarakat,” perintah Walikota kepada Dirut PD Pasar.

Sementara  itu, Asing, menyebutkan sebanyak 500 ton bawang milik CV SAR akan didistribusikan ke seluruh pasar guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Namun, sampai saat ini, pihaknya baru menyalurkan sekitar  50 ton bawang.  “Hari ini kita akan mendistribusikan bawang kembali ke pasaran,” ujar Asing.

Terkait dengan pasokan bawang untuk industri, Asing, mengatakan  itu jilid dua yang akan dilakukan. Untuk saat ini pihaknya terfokus menyalurkan bawang ke pasaran yang ada di Kota Medan guna menstabilkan harga  sehingga masyarakat tidak resah.  Jadi bawang untuk kebutuhan industri, segera diimpor kembali dari Cina.

Ditegaskan, stok bawang untuk Kota Medan dipastikan aman selagi pemerintah tidak membekukan CV ARS, maka seberapa banyak pun bawang merah dan bawang putih yang dibutuhkan dapat dipenuhinya, “Sebab, kita satu-satunya importir terbesar di sini dan memiliki legalitas dari pemerintah,” terangnya.(rom)

Perihal barometersumut
Suka Menulis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: