Walikota Larangan Pergudangan Dibangun di Kota

barometersumut.com/Medan-Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM minta agar izin  untuk pendirian  pergudangan  di inti kota tidak dikeluarkan lagi, terutama di kawasan pemukiman warga. Selain tidak sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah, kehadiran pergudangan di tengah pemukiman warga  dikhawatirkan rentan dengan bahaya kebakaran sehingga menimbulkan kerugian baik moril maupun materil bagi warga sekitarnya.

Larangan  ini disampaikan Wali Kota  ketika meninjau lokasi  kebakaran yang disebabkan terbakarnya sebuah gudang sehingga menjalari  rumah seumlah warga di Jalan AR    Hakim Gg Sendok  Kelurahan  Sukaramai I, Kecamatan Medan Area  bersama Wakil Wali Kota Drs H Dzulmi Eldin MSi didampingi Sekda Ir Syaiful Bahri serta sejumlah pimpinan SKPD di lingkungan Pemko Medan, Senin (21/1/2013).

“Izin untuk pendirian pergudangan di kota sudah  kita minta tidak dikeluarkan lagi. Apalagi berada di pemukiman warga.   Gudang yang terbakar ini berada di pemukiman warga. Apinya merembet sehingga menjalari sejumlah warga sekitarnya. Padahal  kawasan ini merupakan wilayah pemukiman, bukan pergudangan,” kata Wali Kota.

Jika ada warga yang  ingin mendirikan pertokoan di kawasan permukiman warga, Wali Kota tidak keberatan asalkan pertokoan itu tidak diserta dengan gudang. Karenanya, pendirian pergudangan harus dilakukan di kawasan yang telah ditetapkan untuk lokasi pergudangan. “Jadi kita melarang pergudangan dibangun  di kawasan pemukiman warga, sebab bahayanya sangat besar kepada masyarakat sekitarnya ” tegasnya seraya menambahkan akan segera melakukan penertiban terhadap pergudangan yang dibangun di into kota, terutama kawasan pemukiman warga.

Saat melakukan peninjauan, Wali  Kota langsung  langsung menuju lokasi kekabaran. Kehadiran Wali Kota disambut penuh suka cita oleh warga yang menjadi korban. Mereka berharap Wali Kota dapat memberikan solusi atas musibah kebakaran  yang dialami tersebut. Sebab, jilatan si jago mereha menyebabkan rumah berikut isinya hangus terbakar.

Didampingi  Kadis Pencegah dan Pemadam Kebakaran (P2K)  Kota Medan yang siaga di lokasi, Wali Kota  melihat puing-puing rumah warga yang telah dipasang. Amuk si jago merah  yang terjadi Senin (21/1) dinihari menghanguskan rumah warga. Pemandangan itu sontak membuat wajah orang nomor satu di Pemko Medan  terharu. Dia berusaha  menghibur beberapa warga yang telah menjadi korban kebakaran tersebut.

Setelah itu Wali Kota meninjau lokasi  penampungan sementara bagi para korban kebakaran dan dapur umum.  Menurut pengakuan pihak Kelurahan Sukaramai I, tempat itu siap menampung seluruh warga yang  menjad korban,termasuk konsumsinya.  Setelah dilakukan pengecekan, Wali Kota pun tampak puas. Selanjutnya dia  menyerahkan bantuan sejumlah peralatan  rumah tangga  yang dapat dipergunakan warga selama berada di tempat penampungan

Usai melakukan peninjauan, termasuk memasuki lokasi gudang  milik toko perabot yang ditengarai sebagai asal api sehingga menyebabkan  belasan warga kehilangan rumah  tempat tinggal. Dari peninjauan yang dilakukan, Wali Kota juga minta tower yang berdiri di atas bangunan rumah warga untuk dibongkar. Dia menilai keberadaan tower  pasca kebakaran tidak bisa dpertahankan lagi, sebab rentan tumbang pasca terjadinya kebakaran.(rom)

Perihal barometersumut
Suka Menulis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: