Walikota Akhirnya Minta Maaf, Siap Tindak Oknum Satpol PP

barometersumut.com/Medan-Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM menyampaikan permintaan maaf atas insiden penertiban yang dilakukan petugas  Satuan Polisi Pamong Praja (Satpo PP) Kota Medan  terhadap bangunan liar di lahan Cadika Pramuka Jalan Karya Wisata Medan, Selasa (22/1/2013). Apalagi dalam penertiban itu menyebabkan Ketua Dewan Pimpinan Cabang  Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Kota Medan Henry Jhon Hutagalung terluka di bagian kepala.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Medan, saya menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya atas insiden tersebut.Saya tidak pernah mengistruksikan  kepada anggota saya untuk melakukan tindakan yang sifatnya penganiayaan pada saat melakukan penertiban. Karenanya saya sangat menyesalkan insiden tersebut terjadi,” kata Wali Kota di Balai Kota Medan, Selasa (22/1/2013).

Untuk itu Wali Kota akan mengambil tindakan tegas. Hal itu dilakukan karena tindakan yang dilakukan oknum  Satpol PP tersebut telah mencemarkan nama baik Pemko Medan.  Sebab, dia selalu mengingatkan  agar petugas Satpol PP setiap kali melakukan penertiban harus selalu mengedepankan tindakan persuasif dan lebih manusiawi. “Saya yakin dengan pendekatan persuasif dan manusiawi, masyarakat walau dengan berat hati bisa menerimanya,” ungkapnya.

Menurut Wali Kota, perlunya langkah persuasif di kedepankan karena yang selama ini menjadi korban penertiban adalah warga Kota Medan, termasuk penghuni bangunan liar di atas  lahan Cadika Pramuka yang merupakan asset Pemko Medan tersebut. “Walaupun mereka ditertibkan namun tidak bisa diperlakukan semena-semena. Mereka harus dilindungi, sebab mereka saudara-saudara kita juga,” ungkapnya.

Menyikapi kondisi yang telah terjadi, Wali Kota tidak ingin insiden ini terus berlarut-larut  sehingga mengganggu  situasi kantibmas yang selama ini  sudah sangat kondusif berkat dukungan dan partisipasi dari seluruh warga Kota Medan. Karenanya, Wali Kota tidak akan mentolerir atas kesalahan prosedur yang telah dilakukan dalam melakukan penertiban tersebut.

“Jadi atas tindakan anarkis yang telah dilakukan, saya berjanji akan menindak tegas oknum Satpol yang telah  melakukan tindakan di luar prosedur tersebut.  Sebelum mengambil tindakan, saya terlebih dahulu akan memeriksa Kasatpol PP, mengapa bertindak anarkis dalam melakukan penertiban sehingga terjadinya korban,” janjinya.

Seperti diketahui insiden berawal dari penertiban yang dilakukan sekitar 250 petugas Satpol PP dibantu Polresta Medan, Brimobdasu,  Kodim 0201/BS serta aparat kelurahan dan kecamatan Medan Johor terhadap tiga bangunan semi permanen  yang dijdikan sebagai tempat tinggal dan satu untuk kandang ternak lembu, dua kandang ternak  kambing dan satu kandang ayam.

Ketika penertiban berlangsung, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan Henry Jhon Hutagalung  terluka di bagian kepala. Selain Jhon, dua anggota DPRD Medan  Porman Naibaho dan Daniel Pinem yang berada di lokasi juga terkena pukulan, termasuk  pemilik bangunan Dermawan Ginting  beserta istri mengalami luka-luka sehingga membuat pengaduan ke Polresta Medan.(rom)

Perihal barometersumut
Suka Menulis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: