Rahudman : Media Digital Jadi Kebutuhan Mendasar

barometersumut.com/Medan

Sebagai kota metropolitan baru di Indonesia, perkembangan teknologi di Kota Medan telah mendorong pemanfaatan media digital yang cukup tinggi. Dengan kata lain, pemanfaatan media digital kini telah menjadi  salah satu kebutuhan mendasar bagi seluruh masyarakat, khususnya para pemuda mulai dari sekedar wahana berkreasi mengembangkan kemampuan sampai dengan kepentingan komersil.

Demikian disampaikan Wali kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM  dalam acara pembukaan Asia Europe Meeting (ASEM) Outreach Programme Promoting Asia Europe Youth Exchanges and Cooperation Through Digital Media di Hotel Grand Aston City Hall Medan.

“Saya berharap melalui forum ini dapat menambah wawasan dan pengalaman para seluruh peserta, sehingga  dapat mendorong semangat dan kreatifitas para pemuda dalam meningkatkan improvisasi dan inovasi pemanfaatan media digital untuk berbagai manfaat, khususnya peningkatan pertumbuhan lapangan kerja baru di Kota Medan. Serta membuka interaksi positif dengan para pemuda Asia-Eropa,” kata Wali Kota.

Karenanya wali kota menganggap even ini cukup strategis sebagai wadah bertukar pengetahuan dan pengalaman, terutama bagi para praktisi kewirausahaan, sector swasta, akademisi, termasuk dari para delegasi kedutaan Negara-negara mitra ASEM di Indonesia guna membangun inovasi dan kreasi penggunaan media digital diantara para pemuda Asia-Eropa, khusunya melalui aktifitas-aktiftas social budaya ASEF dan ASEM.

Dihadapan Sekretaris Direktorat Jenderal Amerika dan Eropa Stephanus Yanto, Ketua Dewan Gubernur Asia Europe Foundation (ASEF) Soemadi Bronodiningrat, sejumlah konsulat,  jajaran panitia ASEM, para pelaku usaha serta nara sumber, Wali Kota mengungkapkan Kota Medan kini sebagai salah satu basis ekonomi kerakyatan.

“Pemko Medan mendorong berbagai upaya dalam membangun iklim promosi dan investasi usaha kecil menengah di Kota Medan. Upaya ini ternyata banyak diminati kalangan wirausahawan/entrepreneur muda di kota ini sebagai sebuah peluang meningkatkan iklim inovasi dan promosi produk daerah sekaligus membuka lapangan kerja baru,” ungkapnya.

Even ini digelar merupakan hasil kerjasama Direktorat Kerjasama Intra kawasan Amerika Eropa dengan Direktorat Jenderal Amerika Eropa Kementrian Luar Negeri Republik Indonesia serta Pemko Medan. Even ini merupakan kegiatan diseminasi forum kerjasama  ASEM dalam bentuk seminar dan workshop interaktif dengan tema Asia Europe Youth Exchange and Cooperation Trough Digital Media.

Selain bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan diseminasi informasi mengenai forum ASEM, kegiatan seminar dan workshop interaktif ini merupakan tindak lanjut  dari pertemuan tingkat Menteri Kebudayaan ke-5 (5th ASEM Culture Ministers Meeting) di Yogyakarta pada September 2012. Dalam pertemuan tersebut, Indonesia menekankan pengembangan industry kreatif dalam upaya meningkatkan kinerja klerjasama penyediaan lapangan kerja  non tradisional dan pendidikan generasi muda, salah satunya melalui media digital.

ASEM dibentuk di Bangkok pada Maret 1996. Saat ini ASEM terdiri dari 49 negara mitra (ASEM partners) yakni 20 negara Asia yang terdiri dari 10 negara ASEAN ditambah 10 negara Asia lainnya yang disebut NESA (Northeast and South Asia ) yaitu RRT, jepang, Korea Selatan, Australia, Selandia baru, Rudia, Mongolia, Pakistan, India dan Bangladesh. Kemudian 29 negara Eropa serta ASEAN Secretariat dan European Union.(rom)

Perihal barometersumut
Suka Menulis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: