Walikota Medan Ingatkan Pamong Harus Memiliki Karakter Kuat

Jatinangor/barometersumut.com

Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM berharap praja yang sedang menempuh pendidikan di IPDN menjadi pamong yang transparan. Artinya menjadi kade-kader tidak egois tapi lebih komunikativ, berkarakter, berdedikasi dan loyalitas.

“Sebagai calon pemimpin ke depan diharapkan perlu diperhatikan pembangunan karakter, makanya berkumpulnya semua praja IPDN dari penjuruh daerah di Indonesia bisa memotivasi mereka untuk mengenali orang lain dan mampu membangun sikap mental yang peduli dan menciptakan daya juang dalam menjalankan tugas-tugasnya usai menjadi purna IPDN,” ungkap Walikota Medan H Rahudman Harahap MM  dalam seminar Kepamongan di Balairung Jenderal Rudini, Kompleks IPDN-Jatinangor.

Dalam seminar tersebut, Walikota lebih menekankan persyaratan yang harus dimiliki seorang pamong yakni karakter yang kuat. Artinya, pamong yang berkarakter harus siap untuk dihujat mungkin juga didemo tetapi tidak boleh bergeming dan tidak boleh mundur dari keputusan yang diambil.

Selain itu seorang pamong harus memiliki motivasi yang kuat. “Saya menilai kampus IPDN Jatinangor merupakan arena untuk menumbuhkan motivasi oleh karena anak-anak di sini dididik malahan dibuat ‘seperti menderita” agar lahir-lahir manusia yang mempunyai motivasi yang kuat, tangguh dan mandiri,” katanya.

Selanjutnya untuk mengatasi gejolak yang bersifat SARA, lanjutnya, seorang Pamong harus dapat memposisikan dirinya sebagai pengayom semua elemen masyarakat, mematuhi undang-undang dan peraturan yang berlaku serta membuka diri dan berdialog denga kelompok-kelompok yang bertikai. Malah dituntut seorang pamong mampu menjadi penengah yang mampu memediasi kelompok-kelomok yang tidak sepaham tersebut.

Walikota menegaskan, selama dirinya menjadi pejabat pemerintah dirinya merupakan sosok yang paling tidak suka jika alumni Praja IPDN sebagai asisten pribadi (Aspri) tapi dia memilih memanfaatkan purna Praja IPDN menjadi calon-calon pemimpin yang bekerja sesuai tupoksinya. “Kita salah satu pemimpin yang tidak suka melihat purna praja IPDN menjadi Aspri, tapi lebih memberikan amanah sesuai dengan tugas dan ilmu yang diperolehnya,” paparnya.

Usai memberikan ceramah, walikota Medan menyerahkan plakat kepada Rektor IPDN yang diterima Wakil Rektor IPDN, Prof Dr Sadu Wasistiono. Walikota juga berkesempatan bersilaturahmi, meninjau fasilitas kampus dan makan siang bersama dengan praja IPDN di Wisma Nusantara. Saat meninjau makan siang, walikota menyarankan agar pihak IPDN memerhatikan kebersihan karena kebersihan sangat penting untuk menjaga kesehatan khusus bagi calon-calon pemimpin.(rom)

Perihal barometersumut
Suka Menulis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: