Sadu Wasistiono : Pamong Harus Memahami Betul Masyarakat

Jatinangor/barometersumut.com

Sejak  dulu para praja yang menimba ilmu di IPDN selalu diajarkan bagaimana mengenal masyarakat secara mendalam. Artinya, harus bisa memahami betul masyaraka tersebut. Karenanya, sangat dirindukan sekali model kepemimpinan pamong seperti ini. Sebab, selama ini banyak pemimpin  yang memasang jarak psikologis dengan rakyatnya. Ada pengawal, ajudan dan sangat birokratis.

“Kita rindu model kepemimpinan pamong seperti ini. Untuk itulah di IPDN ini, kita mendorong  untuk menjadi pemimpin model pamaong seperti ini,” kata Wakil Rektor Insitut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor  Prof Dr Sadu Wasistiono, MS pada Seminar Kepamongan di Balairung Jenderal Rudini, Kompleks IPDN-Jatinangor.

Menurut Sadu,  Wali Kota Medan Drs  H Rahudman Harahap MM menganut sistem kepemimpinan model pamong. Hanya saja yang popular Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi). Hal ini tidak terlepas karena  aktivitasnya selalu tersorot media secara besar-besaran. Walaupun  Jokowi tidak purna praja IPDN tapi dia memahami betul kepamongan sehingga patut dijadikan contoh.

“Model pemimpin di pemerintahan harus begitu, harus dekat dengan rakyat. Tidak terlalu bicara protokoler. Jika lalulintas macet, pemimpin bisa naik angkot atau ojek, tidur dimanapun harus bisa dan tidak terlalu harus menggunakan fasilitas berlebihan,” kata Sadu.(rom)

Perihal barometersumut
Suka Menulis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: