Pemko Medan Serahkan Data DAK2 kepada KPU Medan

barometersumut.com/Medan

Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM menyerahkan  data agregat kependudukan per-kecamatan (DAK2) kepada Ketua Komisi Pemillihan Umum (KPU) Kota Medan  yang diwakili Divisi Teknis Penyelenggara Bahrul Chair Amal MSi  di Balai Kota Medan, Kamis (6/12/2012).

Setelah dilakukan pemutakhiran  data, jumlah penduduk Kota Medan saat ini sesuai  DAK2  sebanyak 2.602.612 jiwa. Selanjutnya,  DAK2  yang diserahkan tersebut  akan digunakan untuk mendukung penyediaan data pemilih dalam pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) 2014.

“Hari ini secara nasional  kita menyerahkan data agregat kependudukan per-kecamatan kepada KPU. Artinya, data ini tidak ada lagi yang ganda sebab sudah tercover dari Dirjen  Kependudukan dan Catatan Sipil pusat. Data ini akan dipergunakan untuk Pemilu 2014. Sedangkan untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara 2013masih digunakan data 2010,” kata Wali Kota.

Karenanya bagi warga yang belum mendapatkan e-KTP, Wali Kota menghimbau agar segera melapor  ke kecamatan guna diresgitrasi  untuk membuka kesempatan tersebut. Apalagi  batas waktu penggunaan KTP lama sudah ada dan Kepresnya akan segera keluar. “Kita berharap e-KTP ini berlaku seumur hidup, sebab  itu merupakan KTP nasional. Jadi tidak melakukan pergantian setiap lima tahun sehingga merepotkan masyarakat,” ungkapnya.

Selanjutnya Wali Kota menyampaikan pidato tertulisMenteri Dalam Negeri Republik Indonesia Gamawan Fauzi. Dikatakannya, DAK2 yang diserahkan secara nasional hari ini dengan jumlah penduduk sebanyak 251.454.637 jiwa yang tersebar di 33 provinsi dan 491 kabupaten/kota dikemas dalam bentuk compact disc.

Ditambahkannya, akurasi data kependudukan dalam bentuk DAK2 yang diserahkan oleh pemerintah dan pemerintah daerah kepada KPU dan jajarannya merupakan aspek yang sangat penting. Berdasarkan pertimbangan tersebut, maka pemerintah bersama pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan akurasi data kependudukan telah memprogramkan dan melaksanakan 3 program strategis nasional di bidang kependudukan dan catatan sipil.

Adapun 3 program strategis nasional itu, jelasnya, yaitu pada 2010 telah selesai melaksanakan pemutakhiran data kependudukan di semua kabupaten/kota dan penerbitan NIK di 330 kabupaten/kota. Kemudian 2011, telah selesai melaksanakan penerbitan NIK di 497 kabupaten/kota dan memulai penerapan e-KTP secara massal di 197 kabupaten/kota. Lalu 2012, penyelesaian pelaksanaan perekaman e-KTP secara massal di 497 kabupaten/kota.

“Dengan 3 program strategis nasional tersebut, maka data kependudukan, termasuk di dalamnya adalah DAK2 terjami akurasinya, terutama data penduduk yang telah melaksanakan perekaman e-KTP. Perekaman e-KTP membergunakan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) yang on-line dari kecamatan langsung ke data center pusat telah dapat mengindentifikasi data ganda penduduk sehingga tidak dimungkinkan lagi terjadinya data ganda,” jelasnya.(rom)

Perihal barometersumut
Suka Menulis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: