Jadikan 2013 Tahun Kebangkitan UMKM

barometersumut.com/Medan

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sangat penting kedudukannya dalam perekonomian daerah. Dengan jumlah lebih kurang 242.890 UMKM, peran UMKM sangat dominan, terutama dalam menyerap angkatan kerja. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik,  proporsi  jumlah pengusaha mikro, kecil dan menengah mencapai 99,8 persen dari total usdaha ekonomi yang ada di Kota Medan. Artinya, jumlah UMKM mencapai hampir 500 kali lipat dari jumlah usaha besar.

Demikian disampaikan Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM ketika membuka  acara Promosi Produk UMKM dan Gebyar Produk Industri dan Perdagangan Kota Medan di Lapangan Sepakbola Jalan Mangaan Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli.

Meski demikian, ungkap Wali Kota, kontribusi UMKM terhadap ttal PDRB Kota Medan  diperkirakan baru 39,8 persen, sedangkan usaha besar mencapai 60,2 persen. Hal ini menunjukkan kuatnya sektor usaha besar dan masih terbatasnya sektor UMKM. Keterbatasan UMKM ini disebakan masih kurang optimalnya sistem produksi, manajemen dan akses pasar yang lebih luas.

“Mengingat potensi besar sekaligus keterbatasan yang masih ada pada UMKM ini, maka peningkatakan kedudukan, fungsi dan peranan UMKM dalam perekonomian kota merupakan agenda prioritas pembangunan untuk mewujudkan visi sebagai Kota Metropolitan yang berdaya saing, nyaman, peduli dan sejahteram,” kata Wali Kota.

Oleh karenanya Wali Kota menilai  even yang digelar selama lima hari ini merupakan kesempatan baik bagi para peserta pameran, terutama pelaku UMKM untuk mengembangkan dan memperkuat kapasitas, meningkatkan akses pasar sekaligus sebagai wadah promosi bagi produk yang dihasilkan.

“Jadikan even ini sebagai momen untuk mempromosikan hasil produksinya baik dari pelaku usaha kerajinan, kuliner dan konveksi  secara intens guna perluasan pasar dan peningkatan kualitas produk pada masa yang akan datang,”  ujarnya seraya menambahkan akan terus mengembangkan sinergitas yang semakin kuat antara pemerintah, swasta,. Masyarakat luas dalam meningkatkan kapasitas  dan kemandikrian sector UMKM.

Selanjutnya, Wali Kota berharap kepada Dinas Koperasi dan UMKM serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan  untuk segera menginventarisisr seluruh masalah yang selama ini menjadi penghambat berkembangnya UMKM di kota ini, baik itu modal , pasar, promosi maupun skill  para pelaku UMKM. Hasil inventarisir yang dilakukan langsung dicarikan solusinya sehingga UMKM di Kota Medan dapat maju dan berkembang pada 2013. “Saya ingin menjadikan 2013 sebagai tahun kebangkitan UMKM di Kota Medan,” paparnya.

Atas dasar itulah Wali Kota menyampaikan 3 pesan yang harus dilakukan oleh instansi terkait. Pertama, melalui even ini sekluruh kendala yang dialami para pengrajin, pelaku UMKM dan koperasi di Kota Medan harus diketahui dengan jelas. Kedua, seluruh hasil produk UMKM harus terus dipantau dan dibantu bagaimana untuk mempromosikan maupun memasarkannya. Ketiga, meningkatkan kualitas hasil produksi UMKM seperti dengan rutin memberikan pelatihan agar hasilnya semakin baik lagi dan mampu bersaing di pasaran.(rom)

Perihal barometersumut
Suka Menulis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: