Wali Kota Medan Ajak Masyarakat Gelorakan Program KB

barometersumut.com/Medan

Salah satu kebijakan pokok yang telah dilakukan dalam rangka pengendalian jumlah penduduk adalah gerakan norma keluarga kecil sejahtera. Dalam jangka waktu yang lama, program ini terus  gencar dilaksanakan secara lebih terpadu dan teringentrasi. Di samping itu terus ditingkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya norma keluarga kecil sejahtera. Termasuk, memberikan perubahan cara pandang masyarakat agar tidak lagi memandang banyak anak banyak rezeki.

“Alhamdulillah, melalui upaya dan kerjasama kita semua, baik pemerintah, PKK Kota Medan, LSM, stakeholders dan seluruh masyarakat, laju pertumbuhan penduduk di Kota Medan, khususnya dalam kurun waktu lima tahun terakhir menunjukkan kecendrungan yang terus menurun,” kata Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM ketika mencanangkan Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan Kota Medan 2012 di Gedung Dharma Wanita Medan.

Meski demikian Wali Kota mengingatkan keberhasilan ini tidak boleh membuat terlena. Sebab, masalah kependudukan tentunya tidak semata-mata berkaitan hanya dengan masalah kuantitas tetapi juga kualitas seperti masalah kesehatan, pendidikan maupun ekonomi. Karenanya, perlu ditingkatkan komitmen bersama dengan semua unur terkait, terutama para kader serta Petugas Lapangan keluarga Berencana (PLKB) sebagain ujung tombak di lapangan.

Atas dasar itulah Wali Kota menilai pencanangan yang dilakukan pencanangan yang dilakukan ini memiliki arti dan nilai strategis, khususnya dalam rangka semakin mengefektifkan koordinasi dan sinmergitas guna mewujudkan keluarha kecil, sehat, bahagia dan sejahtera.  “Untuk itu jadikan pencanangan ini menjadi momentum untuk lebih memantapkan kesatuan gerak langkah program bersama guna menggelorakan program keluarga berencana di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.

Menurut Wali Kota, penekanan angka kelahiran sangat terkait dengan peningkatan kesejahteraan. Itu sebabnya pemerintah mencanangkan cukup dua anak saja sehingga anak yang  dilahirkan lebih berkualitas. Dengan dua anak tentunya akan memudahkan para orang tua dalam memberikan
pelayanan pendidikan maupun  ekonomi.

“Jadi Pemko Medan akan terus mendukung program KB  bersama dengan instansi terkait sehingga angka kelahiran semakin tahun semakin bisa ditekan di Kota Medan. Apa  itu melalui implan, vasektomi maupun cara lainnya yang bertujuan untuk membatasi angka kelahiran,”  paparnya.

Pada kesempatan itu Wali Kota  menyampaikan harapannya agar para nelayan di Belawan mau ikut vasektomi, sebab tingakt kelahiran di kawasan itu kabarnya cukup tinggi. Jika dilakukan melalui pendekatan yang baik dan benar, Wali  Kota optimistis para nelayan pasti mau. Karenanya, Kantor Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Medan untuk mensosialisasikannya.(rom)

Perihal barometersumut
Suka Menulis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: