Cek Disiplin PNS, Walikota Medan Sidak Kantor Camat Medan Petisah

barometersumut.com/Medan

Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM  melakukan sidak ke Kantor Camat Medan Petisah, Senin (3/12/2012).  Kunjungan mendadak ini dilakukan untuk mengecek disiplin pegawai  yang mengikuti apel pagi.  Hasilnya sangat mengecewakan orang nomor satu di Pemko Medan tersebut. Selain dua orang lurah tidak hadir tanpa alasan jelas, pegawai kelurahan di jajaran Kecamatan Medan Helvetia ternyata tidak hadir  semua. Karenanya, Wali Kota akan segera mengambil, tindakan tegas terhadap apraturnya yang tidak disiplin.

“Ini kan Senin, hari kerja. Kepala lingkungan yang hadir hampir 98 persen untuk se-Kecamatan Medan Petisah, lurah yang tidak hadir 2 orang. Pegawai kantor lurah tidak semua yang hadir. Jadi saya kecewa dengan tingkat disiplin pegawai di Kecamatan Medan Petisah ini. Saya minta ini menjadi tanggung jawab camat!” kata Wali Kota bernada kecewa.

Untuk itu Wali Kota akan terus melaksanakan sidak, terutama ke kelurahan-kelurahan. Dia ingin melihat sejauh mana kepemimpinan lurah dan seberapa peka atas tanggung jawab yang telah diberikan. Menurutnya, seorang lurah harus menjadi contoh dan panutan yang baik bagi para kepling. Bagaimana kepling mau disiplin, sedangkan lurah tidak disiplin.

“Eselon dua pun ‘kupotong’, saya tidak peduli. Apalagi lurah yang tidak disiplin dan menjalankan amanah yang telah diberikan kepadanya dengan baik. Saya tidak butuh apratur yang tidak disiplin dan tidak bertanggungjawab, terutama tidak melayani masyarakat dengan baik. Saya tidak peduli, siapapun dia!” tegas Wali Kota.

Karenanya, Wali Kota ingin ‘mensterilkan’ Pemko Medan pada Januari 2013.  Mulai pejabat eselon dua sampai yang terendah akan diganti apabila tidak bertanggug jawab dengan tugasnya, kurang melayani masyarakat serta tidak disiplin.  “Ini saya lakukan agar kinerja Pemko Medan lebih baik lagi dan masyarakat bisa merasakan langsung  hasilnya,” ungkapnya.

Selanjutnya, Wali  Kota menyampaikan rencananya untuk membentuk Rukun Tetangga (RT) dalam waktu dekat ini  guna membantu kelancaran tugas kepling. Dia melihat wilayah tugas kepling sangat luas sehingga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat kurang efektif. Kondisi itu menyebabkan banyak keluhan  yang disampaikan masyarakat.  Dengan adanya RT yang strukturnya di bawah kepling, Wali Kota optimis pelayanan yang diberikan kepada masyarakat  lebih maksimal.

Selain itu Wali Kota juga akan memperhatikan kesejahteraan para kepling yang menjadi ujung tombak Pemko Medan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.  Setidaknya gaji para kepling akan mendekati Upah Minimum Kota (UMK) atau bisa melebihi UMK. “ Semua itu masih dalam pembahasan di dewan. Untuk itu saya berharap kepada para kepling agar melaksanakan tugasnya dengan baik dan penuh tanggung jawab,” jelasnya.

Dalam sidak Wali Kota mengingatkan agar seluruh pegawai  bersikap netral dalam Pilgubsu 2013 dan jangan mau dikotak-kotakkan. “Laksanakan  saja tugas dengan sebaik-baiknya.  Sebab, tugas kita sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah pamong untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pesannya.

Sebelum meninggalkan Kantor Camat Medan Helvetia, Wali Kota minta kepada camat untuk menyerahkan nama lurah dan pegawai yang tidak mengikuti apel pagi tersebut. Hal itu dilakukan dalam upaya untuk meningkatkan  konsistensi para pegawai mengikuti apel. “Mulai saat ini setiap pegawai yang tidak mengikuti apel, akan saya jatuhkan sanksi,” tegasnya.(rom)

Perihal barometersumut
Suka Menulis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: