Taxi Mobile Reservation Blue Bird Resmi Dilaunching

barometersumut.com/Medan

Wali kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM melaunching  Taxi Mobile Reservation Blue Bird di Kantor Blue Bird Group Jalan Kaptem Muslim Medan,Rabu (28/11). Dengan hadirnya layanan ini diharapkan  memberikan dampak positif  terhadap kemudahan dan kenyamanan pelanggan  untuk mendapatkan pelayanan jasa transportasi.

“Saya berharap agar perusahaan ini tetap menerapkan prinsip berusaha yang baik sehingga dapat terus terpacaya dipercaya masyarakat. Teruslah berinovasi untuk memberikan pelayanan public yang semakin baik,” kata Wali Kota.

Menurut Wali Kota,  meski  belum lama beroperasi di Kota Medan namun taksi berlambang burung  biru ini  telah menjadi salah satu sarana transportasi  terpecaya masyakarat. Hal ini tidak terlepas dari tingkat keamanan dan kenyamanan yang selalu terjamin, serta nilai kompetitif yang dapat dijangkau  dengan daya beli masyarakat.

Di samping itu, ungkapnya  lagi, Blue Bird juga  telah menjadi salah satu sarana pendukung  kepariwisataan  di kota Medan. Dengan sistem angkutan  jasa yang memadai, tentunya akan memfasilitasi wisatawan mancanegara maupun domestik untuk berkunjung ke ibukota provinsi Sumatera Utara tersebut.

“Untuk itu saya himbau kepada pihak Blue Bird  untuk tidak sekali-kali mengecewakan para turis. Ingat, tidak ada  sistem  transportasi yang berkembang  termasuk taksi apabila tidak memenuhi kebutuhan pariwisata,” ujarnya  Wali Kota mengingatkan.

Wali Kota menjelaskan,. Keberadaan mobile reservation merupakan terobosan baru dalam sistem reservasi taksi di Kota Medan. Apalagi saat ini kemajuan teknologi komunikasi membuat gaya hidup masyarakat  semakin  dinamis. Dengan layanan  baru yang  diberikan tersebut, diyakininya  dapat memberikan dampak positif  terhadap kemudahan dan kenyamanan pelangganm dalam pelayanan jasa transportasi.

Kemudian kepada pihak Blue Bird, Wali kota  menyampaikan Kota Medan telah ditunjuk menjadi salah satu tuan rumah  Komisi Tingkat Tinggi APEC pada  Juni 2013. Kegiatan ini akan dihadiri utusan dari sekitar 21 negara. Tentunya para peserta membutuhkan sarana transportasi yang  benar-benar representative. Karenanya, Wali Kota berharap manajemen Blue Bird menambah armada yang lebih baik  lagi. “Saya minta ada penambahan sekitar 20 armada yang benar-benar sangat baik,” harapnya.

Untuk memberikan pelayanan transportasi, Wali Kota punsedang merancang pengoperasi bus missal. Bus yang akan dioperasikan itu berkapasitas  40 penumpang,  sangat lux dan lengkap dengan ac. Untuk tahap awal, bus akan melayani trayek Medan-Belan pulang pergi. Pengoperasian bus missal akan dilakukan setelah jalan Kol Yos Sudarso selesai drenovasi menjadi 4 jalur dan 2 jalur.

Sementara itu Vice Presiden Central Operation Blue Bird Group, Sigit Priawan Joko Sutono dalam sambutannya mengungkapkan, Blue Bird telah beroperasi di Kota Medan sekitar 2 tahun. Pertama kali dioperasikan 1 Nopember 2010, taksi yang beroperasi sekitar 100 unit. Tapi kini telah berkembang menjadi 300 unit.

Sebelum mengoperasikan Blue Bird di Kota Medan, Sigit mengaku  manajemen sempat was-was mengingat orang-orang Medan terkenal bertipikal keras. Ternyata setelah dioperasi dengan pelayanan yang sangat baik, kehadirannya ternyata disambut baik oleh seluruh lapisan masyarakat Kota Medan. “Untuk itu kita akan terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.  Karenanya, kami selalu berinovasi agar pelayanan selalu yang terbaik. Salah satunya dengan diluncurkannya  Taxi Mobile Reservation Blue Bird ini,” jelas Sigit.(rom)

Perihal barometersumut
Suka Menulis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: