Pospeda Jadi Sarana Meningkatkan Silaturahmi

barometersumut.com/Medan

Wakil Walikota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin S MSi, mengharapkan event Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren (Pospeda) dapat dijadikan sarana untuk  meningkatkan silaturahmi antar Pondok Pesantren.

 

“Selain itu juga menjadi forum untuk mengembangkan potensi santri di bidang olahraga dan seni, “ ungkap Dzulmi Eldin pada Pospeda tingkat Kota Medan 2012, Senin (26/11).

 

Eldin berharap, para peserta dapat memanfaatkan event ini untuk mengekspresikan kemampuan dan bakat masing-masing secara optimal dalam bidang olahraga dan seni, kita melihat para pesertra anak didik telah mempersiapkan diri dengan sebaiknya untuk berpartisipasi sekaligus mengejar prestasi menjadi yang terbaik pada event ini.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara yang telah mempersiapkan kegiatan ini hingga dapat terselenggara dengan baik, “ ujarnya.

Dikatakannya, kita perlu membangun keseimbangan antara kesehatan mental, spiritual dan rohani, guna mewujudkan sumber daya manusia yang handal dimasa depan, event ini adalah momentum bagi bangkitnya geliat pembinaan atlit di Kota Medan, sekaligus upaya nyata untuk mewujudkan masyarakat sehat melalui olahraga, dan event ini untuk mencari creator-kreator seni yang unggul dan mampu berinovasi sesuai tuntutan perkembangan zaman.

Menurutnya, Pemerintah Kota Medan selalu mendorong kegiatan olahraga dan kesenian yang bertujuan memunculkan potensi generasi muda termasuk para santri yang belajar di Pondok Pesantren.

 

Kegiatan ini, katanya, hendaknya dapat meningkatkan perhatian dan kecintaan para santri pada kegiatan olehraga dan seni sebagai basis kesehatan jasmasi dan rohani, dan dengan mencintai kegiatan olahraga dan seni, generasi muda memiliki benteng kuat untuk dapat terhindar dari bahaya penyalagunaan narkoba serta perbuatan negative linnya.

Eldin berpesan kepada seluruh peserta Pospeda agar dalam pertandingan tetap menjaga sportifitas dan solidaritas sepanjang pertandingan, dan dalam setiap kompetisi pasti ada menang dan ada kalah.

 

“Kedepankan jiwa kestaria dalam bertanding jika menang tidak boleh menjadikannya angkoh dan sombong dan jika kalah harus mengakui keunggulan lawan atau berjiwa sportif sekaliogus memotivasinya untuk lebih giat berlatih keras,” himbaunya.(rom)

Perihal barometersumut
Suka Menulis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: