Tim Datang, Pemilik Penangkaran Walet Tak Ada di Tempat

barometersumut.com/Medan

Tim Penegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 Tahun 2011 tentang  pajak  Penangkaran  sarang Burung Walet yang di bentuk oleh Walikota Medan terdiri dari Koordinator Lapangan Kasatpol PP Muhammad Sofian S Sos, didampingi Kabid Pengembangan Dispenda Drs H A Empani Lubis, Camat Medan Barat Sutan Tolang Lubis SSTP dan instansi terkait, Jumat (22/11)           turun kelapangan mendatangi sejumlah gedung penangkaran sarang Buru Walet di Kelurahan Kesawan Medan Barat.

Dalam kunjungan ini Tim tidak dapat bertemu dengan pemilik penangkaran sarang burung wallet, sehingga pemberian surat  peringatan  kepada para pemilik penangkaran sarang burung wallet untuk mematuhi  (Perda) nomor 12/2011  agar mengurus izin dan membayar pajaknya sebagai kewajiban tidak dapat dilakukan, sehingga Tim menimpelkan surat peringatan tersebut di depan pintu gedung pemilik pengkaran sarang buru wallet.

Sedikitnya ada 18 gedung penangkaran sarang burung wallet yang didatangi dan ditempelkan surat peringatan tersebut di depan pintu gedung, yakni di Jalan Mesjid 4 pintu, seputaran Jalan Ahmad Yani 5 pintu, Jalan Palang Merah Dalam 3 pintu, Jalan Perniagaan 3 pintu dan Jalan Temanggung 3 pintu, dari 18 pintu, hanya satu pintu yang berhasil bertemu dengan pemiliknya,

Erwin pemilik penangkaran wallet di Jalan Masjid memperlihatkan gedungnya tidak melakukan opersi pengakaran lagi sejak 8 tahun, tim melihat dilantai satu hanya gudang meubel, sedangkan di lantai dua tim tidak dapat masuk karena di gembok, menurut pemilik rumah kuncinya dibawa oleh pegawainya.

“ Saya sejak 8 tahun lalu sudah tidak melakukan operasi penagkaran wallet lagi, karena tidak ada lagi wallet yang masuk, dan penampungan liur walet yang terbesar di Cina juga sudah menolak untuk menerimanya, “ ujar Erwin.

Camat Medan Barat Sutan Tolang Lubis SSTP mengatakan, berdasarkan data yang kami lakukan selama dua hari ini, sebanyak 94 gedung penangkaran sarang Burung Walet di Medan Barat yang tersebar di 6 Kelurahan, namun dari jumlah tersebut tidak semuanya yang beroperasi lagi, dan kesemua pemilik penangkaran wallet tersebut tidak memberikan laporan tentang kepemilikan izin dan pembayaran pajaknya kepada pihak kecamatan Medan Barat.

“ Bardasarkan data yang kami lakukan selama dua hari ini, ada sebanyak 94 gedung penangkaran sararang Burung Walet, dari jumlah tersebut tidak semua melakukan operasinya lagi, kami akan terus melakukan validasi jumlah dan berapa yang masih beroperasi, “ ujar Sutan Tolang Lubis.

Koordinator lapangan Muhammad Sofian S Sos mengatakan,  ini merupakan petunjuk dari Bapak  Walikota Medan, karena sampai saat ini pemilik penangkaran sarang Burung Walet di Kota Medan belum mengurus izin dan pembayaran pajaknya sesuai dengan Perda nomor 12/2011, mereka diharuskan mengurus izin kepada Pemko Medan melalui Dinas Pendapatan Daerah Kota Medan.

Menurutnya, kita selalu melakan himbauan kedapa para pengusaha penangkaran sarang Burung Walet, termasuk sosialisasi Perda tersebut sudah dilakukan oleh pihak Dispenda Kota Medan, dan Perda tersebut telah di bagikan kepada para pengusaha Burung Walet, dan nyatanya mereka tidak ada ikhtikad baik untuk mengurus izinnya, apa lagi membayar pajak, kapada pemilik penangkaran sarang Burung Walet yang membandel akan diberikan tindakan yakni usahanya di hentikan.

“ Berdasarkan hasil rapat dan perintah Bapak Walikota Medan Drs H Rahaudman Harahap MM, kita akan melakukan penindakan,  karena sampai saat ini pemilik sarang Burung Walet belum ada ikhtikad baik untuk mengurus izin dan mermbayar pajaknya, “ tegas Sofian.

Ditambahkannya, kita tempelkan surat pemberitahuan ini adalah untuk segera menutup usahanya, bila usahanya tidak ditutup maka tentunya kita akan mengambil tindakan, sampoai saat ini tidak ada kendala namun namun ada satu orang mengaku sudah tidak melakukan usaha sarang burung wallet lagi,  pemiliknya memang ada, cuma mereka tidak ada ditempat, menurut laporan Lurah dan Kepling yang ada disitu adalah penjaganya bukan pemilknya.(rom)

Perihal barometersumut
Suka Menulis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: