Pemko Medan Beri Apresiasi 100 Guru dan 67 Siswa Berprestasi

barometersumut.com/Medan

Pemko Medan melalui  Dinas  Pendidikan memberikan apresiasi terhadap 100 guru dan  67 siswa berprestasi  mulai tingkat Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Atas (SMA) di  Tiara Convention Center Medan.  Dengan apresiasi ini diharapkan mampu menciptakan kompetensi  diantara para guru dan pelajar  dalam upaya mendukung peningkatan kualitas dan mutu pendidikan di Kota Medan,

Apresiasi  ini diberikan Pemko Medan  dalam rangkaian kegiatan menyambut Hari GHuru Nasional  Tahun 2012. Apresiasi ini dituangkan dalam bentuk pemberian piagam penghargaan kepada guru dan siswa berprestasi. Piagam penghargaan itu diberikan langsung Wali kota Medan Drs H Rahudman Rahahap MM dan Wakil Wali Kota Drs H Dzulmi Eldin MSi.  Bahkan, Plt Gubsu H Gatot Pujonugroho ST  yang turut menghadiri acara juga  ikut memberikan  piagam penghargaan.

Menurut Wali Kota, Pemko Medan saat ini terus melakukan perbaikan dalam perencanaan dan metode peningkatan kualitas dan mutu pendidikan. Guna mewujudkannya diperlukan dukungan dari semua pihak. Sebab, peningkatan kualitas pendidikan sangat dipengaruhi banyak faktor dalam implementasinya. Salah satunya adalah meratanya kualitas dan profesionalisme guru harus sebanding dengan sebaran jumlah guru yang ada.

“Pemko Medan kini sedang melakukan penataan dan pemerataan guru mengacu kepada Surat keputusan Bersama 5 Menteri yang mengatur tentang itu. Ini tentunya tidak mudah dalam implementasinya. Karena itu akan kita lakukan secara bertahap pada akhir semester ini sampai semester pertama tahun depan, sehingga hasilnya akan optimal,” kata Wali kota

Di samping itu Wali Kota  mengungkapkan, Pemko Medan  berkomitmen penuh untuk meningkatkan pendidikan yang makin maju dan berkualityas. Pendidikan yang bertumpu pada keberadaan guru-guru yang professional, kurikulum sesuai dengan  perkembangan zaman dan sesuai dengan kebutuhan pembangunan Kota Medan. Serta, ketersediaan fasilita spendidikan yang makin lengkap untuk menunjang proses bwelajar mengajar yang lebih baik.

“Pendidikan yang kita selenggarakan ini menuntut adanya perubahan mendasar dalam pengembangan kualitas profesi para guru. Sosok guru di abad pengetahuan harus ditandai dengan keteguhan iman dan takwa, tingginya semangat nasionalisme, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain itu guru harus memiliki wawasan yang jauh ke depan. Jadi guru harus menjadi tokoh sentral kea rah mana masa depan bangsa akan kita bawa,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu Wali Kota juga berharap agar guru-guru berprestasi ini tidak hanya sekedar mendapat piagam penghargaan. Apalagi  ada  guru yang telah mendapatkan penghjargaan sebagai guru berprestasi sebanyak tiga kali. Untuk itu dia berencana akan memberikan yang lebih lagi sebagai bentruk apresiasi terhadap guru berprestasi tersebut.

“Saya tidak mau guru berprestasi  setelah mendapat penghargaan ini  langsung dilupakan begitu saja. Mereka harus diberi kesempatan untuk mengembangkan karirnya lebih baik lagi. Salah satunya dengan memberikan kesempatan  untuk memimpin  suatu unit lebih kecil atau lebih besar lagi. Dengan demikian  akan tercipta  kompetisi yang sehat diantara para guru untuk menjadi  terbaik,” jelasnya.

Sementara itu Plt Gubsu H Gatot  Pujonugroho dalam sambutannya, berharap para guru semakin termotivasi untuk memberikan yang terbaik setelah menerima apresiasi ini. Apalagi berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, Indonesia berpotensi akan menjadi  10 negara besar di dunia dalam waktu 10 sampai 20 tahun mendatang. Bahkan, sangat berpeluang menjadi 5 negara besar di dunia.

“Salah satu upaya untuk mewujudkan itu, mulai saat ini harus dilakukan  investasi pendidikan. Untuk melakukan investasi pendidikan, tentunya harus didukung dengan guru  berprestasi dan berkualitas. Guru harus menjadi orang twerdepan untuk membelajarkan diri, mengembangkan optensi, sehingga pengalaman itu semua dapat ditrasferkan kepada anak didik. Jika guru berprestasi, maka siswa Insya Allah juga akan berprestasi,” ujar Gatot.

Salah seorang guru berprestasi, Drs H Abdul Kholik Nasution mengaku sangat bersuka-cita atas apresiasi yang diberikan Pemko Medan kepada dirinya. Guru bimbingan konseling di SMA negeri I Medan ini sama sekali tidak pernah menyangka akan mendapat predikat guru berprestasi. Sebab, semua pengabdian yang diberikannya selama ini semata-mata untuk mengajarkan para siswa agar berprestasi sehingga membanggakan orang tua, bangsa dan Negara.

“Jadi setiap kali mengajar, saya selalu iklhas dan menganggapnya sebagai ibadah. Ketika mengajar, para siswa saya anggap seperti anak sendiri. Jadi saya mengajar dengan penuh cinta dan kasih. Inilah yang membuat para siswa selalu dengan mudah mencerna setiap pelajaran maupun bimbingan yang diberikannya,” ungkap  Abdul Kholik jujur.

Pemberian apresiasi ini turut dihadiriSekda Kota Medan Ir Syaiful Bahri, Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Sumatera Utara Drs Syaiful Safri, Kadis Pendidikan Kota Medan DR M Rajab Lubis, Ketua DPD AMPI Sumut HM Syaf Lubis, Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumuit Anwar Shah, Ketua KONI Medan Drs Zulhifzi Lubis, pimpinan SKPD di lingkungan Pemko Medan  para guru dan siswa SD, SMP dan SMA se-Kota Medan serta undangan lainnya.(rom)

Perihal barometersumut
Suka Menulis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: