Walikota Medan Ingin Tenaga Perencana Semakin Terampil

barometersumut.com/Medan

Wali Kota Medan diwakili Kepala Bappeda  Drs Zulkarnain Msi membuka acara Pelatihan Tenaga Perencana di Lingkungan Pemko Medan  yan g digelar di  Hotel Emerald  Garden Medan, Rabu (21/11/2012). Dengan pelatihan ini diharapkan seluruh tenaga perencana semakin terampil dan memahami kaidah-kaidah penyusunan perencanaan yang baik.

“Perencanaan  adalah tonggak konsistensi pembangunan sekaligus acuan dan tolok ukur pelaksanaan pembangunan, sekaligus acuan dan tolok ukur pelaksanaan pembangunan yang dilaksanakan. Karenanya, perencanaan harus progressif dan dinamis, sebab pelaksanaan pembangunan yang kita laksanakan  dituntut harus semakin efektif dan efisien,” kata Zulkarnain.

Diakui Zulkarnain, Pemko Medan sebenarnya memiliki sumber daya perencanaan yang cukup tangguh. Meski demikian potensi yuang dimiliki itu masih perlu dimaksimalkan lagi. Karenanya, dia minta kepada seluruh tenaga perencana  dengan sungguh-sungguh mengikuti pelatihan tersebut. Soalnya, pelatihan ini  dinilainya memiliki esensi yang cukup penting dan strategis.

Menurut Zulkarnain, perencanaan merupakan salah satu bagian pokok dalam setipa siklus manajemen, termasuk manajemen pemerintahan. Manajemen selalu diawali dengan fase perencanaan, kemudian dilanjutkan denganpengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, serta evaluasi.  “Jadi perencanaan yang baik akan menghasilkan siklus manajemen pemerintahan yang baik,” ungkapnya.

Apalagi, lanjut dia, pengawasan kinerja pemerintahan oleh badan pengawas saat ini tidak hanya melihat dari aspek pelaksanaan dan pertanggungjawaban program/kegiatan yang dilaksanakan tetapi juga sangat memperhatikan siklus perenmcanaan yang disusun dan diterapkan sebagai dasar pelaksanaan berbagai program kegiatan dalam setiap tahun anggaran.

Kepada seluruh tenaga perencana yang mengikuti pelatihan, Zulkarnain mengingatkan ada 6 unsur yang harus dipahami dalam proses perencanaan yang naik yakni unsur what.  Artinya, apa yang harus dikerjakan. Untuk itu perlu menyamakan persepsi tentang arah, alur dan tujuan pembangunan yang akan dicapai. Kemudian why, maksudnya kenapa harus dikerjakan, apa urgensinya  sehingga harus diprioritaskan dan apakah benar-benar dibutuhkan.

Selain itu adalah unsur where, dimana harus dilaksanakan. Untuk itu, jelas Zulakarnain, tenaga perencana harus menguasai lingkungan dan lapangan sehingga pembangunan yang dilaksanakan merata dan  optimal di setiap lini pembangunan dan lapisan masyarakat. Lalu, unsur when yakni kapan harus dilakukan. Maksudnya, pembangunan harus tepat waktu dan tidak boleh ditunda-tunda karena dapat menghambat pembangunan yang lain.

“Selanjutnya adalah unsur how yaitu bagaimana kita melaksanakannya. Artinya, tenaga perencana harus memahami dan menguasai seluruh aspek yang berkaitan dengan pelaksanaan program pembangunan, terutama hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sedangkan yang terakhir unsur who yaitu siapa yang harus melaksanakannya. Maksudnya, perencanaan yang dilakukan jangan tumpang-tindih,” jelasnya.

Zulkarnain yakin, keenam unsur ini sudah sering didengar namun belum sepenuhnya dipahami dan dilaksanakan. Untuk itu melalui pelatihan ini, dia berharap seluruh tenaga pengajar di lingkungan Pemko Medan dapat mengetahuinya  dan semakin terampil sekaligus memahami kaidah-kaidah perencanaan yang baik.

Acara pembukaan pelatihan ini turut dihadiri Kepada Badan Pengelola Keuangan Daerah Kota Medan Irwan Ritonga,  tenaga perencana dari seluruh SKPD di lingkungan Pemko Medan serta undangan lainnya. Sebagai nara sumber, panitia sengaja mengundang  tenaga dari Perwakilan BPKP Propinsi Sumatera Utara.(rom)

Perihal barometersumut
Suka Menulis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: