Ratusan Bangunan Liar Disepanjang Sungai Deli Hilir Segera di Bongkar

barometersumut.com/Medan

Sebanyak 427 unit bangunan liar berada di pinggiran Sungai Deli bagian Hilir di tiga kecamatan, mulai Jembatan Titipapan Kelurahan Lebuhan Deli Medan Marelan sampai Jembatan Yosudarso Kelurahan Pekan Labuhan Medan Labuhan, segera dibongkar, pembongkaran ini terkait akibat terganggunya proyek Rehabilitasi Prasarana Pengendalian Banjir Sungai Deli Hilir Kota Medan, yang dilaksanakan oleh Badan Wilayah Sungai (BWS) Provinsi Sumatera Utara.

Walaupun Tim terpadu yang dibentuk oleh Pemko Medan terdiri dari Koordionator AsistenPemerintahan Umum Drs Daudta P Sinurat, Ketua Pelaksana Lapangan Kasatpol PP Muhammad Sofyan S Sos, dengan personil aparat kecamatan dan Kelurahan, Satuan Polisi pamong Praja, TNI/Polri, sudah turun kelapangan namun tidak ada aksen pembongkaran, karena pihak pemilik bangunan liar belum menerima pemberitahuan akan pembongkaran, baik dari pihak kecamatan maupun pihak BWS sendiri.

Dari hasil pertemuan antara pihak kecamatan, BWS dan mewakili pihak pemilik bangunan, membuat kesepakatan yakni pemilik bangunan akan membongkar sendiri bangunannya, dan batas waktu pembongkaran sampai dengan Jumat (16/11) harus sudah dibongkar, bila ternyata pada waktu yang ditentukan belum dibongkar maka Tim terpadu Permko Medan akan membongkarnya secara paksa, kesepakatan disaksikan oleh Koordinator dan Pelaksana harian Lapangan Tim terpadu Pemko
Medan.

“Kedatangan Tim terpadu ini merupakan yang pertama sekali, kita belum lakukan bongkar paksa hanya  pendekatan persuasif, mereka berjanji akan membongkar sendiri bangunannya, namun bila sampai waktu yang ditentukan bangunan tersebut tidak dibongkar, tim akan membongkarnya secara paksa, “ ujar Koordinator Tim Drs Daudta P Sinurat.

Pejabat Pembuat Komitmen (P2K) BWS Provinsi Sumatera Utara Ir Jhon Nasution menjelaskan, proyek rehabilitasi prasarana pengendalian banjir Sungai Deli Hilir Kota Medan diketrjakan pada 2012 ini dan akan berakhir pada 2014  yang dananya bersumber dari pusat, untup tahap pertama akan dilakukan pengerukan dan pemasangan bronjong atau pembetonan  di sisi kanan dan kiri Sungai Deli Hilir  mulai dari Jembatan Titi Papan sampai Jembatan Yosudarso atau dengan panjang 13,5 km.

Dijelaskannya, lahan di pinggiran Sungai Deli bagian Hulu ini sudah menjadi program proyek rehabilitasi, dan lahan tersebut sudah dibebaskan pada masa Almarhumah Ir Roslila Situmpul di tahun 1986 sampai 1989 dan kontruksinya selesai pada 1995, jadi untuk pembersihan lahan diatasnya sudah berdiri ratusan bangunan liar tersebut, pihak BWS tidak akan mengganti ruginya lagi.(rom)

Perihal barometersumut
Suka Menulis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: