Walikota Medan Tutup Perlombaan Memancing dan Festival Layang-layang

barometersumut.com/Medan

Keluar sebagai juara memancing, juara I Nurhakim, juara II Ahmad dan Juara III Fitriadi Darmiko, sedangkan untuk festival Layang-layang Tradisional, yang keluar sebagai juara I Group Delta dari Martubung, juara II group Jasman dari Marelan, dan juara III group Zainal Jalan Bilal P.Brayan. Sementara juara harapan I Group Asosiasi Pasar IV, Harapan II Sutan Bainun dan harapan III Muliadi.

Layang-layang jenis Hias, juara I group Ondel-ondel dari Jakarta, juara II group Keong Mas dari Pakanbaru dan juara III group abang ondel-ondel dari Jakarta. Sedangkan penampilan laying-layang hias terbaik Trand Daimon dari Jakarata, terbaik II Lancang kuning dari Malaysia dan terbaik III dari Riau.

Kegiatan perlombaan ini di tutup Walikota Medan Medan Drs H Rahudman Harahap,MM diwakili Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Drs Busral Manan, di lokasi Pariwisata Danau Siombak Marelan.

Walikota Medan dalam arahannya mengatakan aspek dan isu strategis kebudayaan daerah saat ini adalah bagaimana mengembangkan kebudayaan yang tetap berlandaskan kepada nilai-nilai luhur budaya daerah. Hal ini diintegrasikan untuk menciptakan dan meningkatkan citra,harkat dan martabat masyarakat daerah ,sekaligus ikut mengembangkan industry budaya guna menunjang kepariwisataan.

Pada dasarnya, nilai-nilai budaya adalah dasar pengembangan pariwisata ,sehingga ada keterkaitan yang sangat erat mengapa pengembangan kepariwisataan harus memperhatikan dan menitik beratkan pada pengembangan kebudayaan melalui pengembangan kepariwisataan , sekaligus melestarikan budaya sebagai alat memperkokoh jatidiri bangsa, sesuai slogan pariwisata nusantara “ Kenali Negerimu,Cintai Negerimu dan Jelajahi Negerimu “, ungkapnya.

Menurutnya, Festival Layang-layang ini secara simbolis melambangkan semangat yang tinggi, selalu ingin bersama-sama menjaga dan melestarikan budaya bangsa. Festival ini tentunya bisa menarik minat warga untuk terus melestarikan budaya bangsa, serta menjadi ajang adu kreativitas bagi warga sekaligus hiburan yang memikat. Festival ini hendaknya dapat dikembangkan menjadi kalender even tetap Kota Medan.

Dengan berlangsungnya festival ini di Danau Siombak Medan Marelan, dapat dimanfaatkan sebagai ajang atraksi untuk untuk menarik kunjungan wisatawan nusantara maupun manca Negara, sekaligus menjadikan Danau Siombak sebagai Destinasi baru untuk wisata kota. Kota Medan telah siap dalam rangka penyelenggaraan festival-festival berskala internasional, hal ini dikarenakan ruang terbuka di kota Medan masih lebih luas daripada kota-kota besar lainnya, tegasnya.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Kebudayaan Agus Suriyono dalam laporannya menyampaikan jumlah peserta lomba memancing 26 orang dan jumlah peserta festival laying-layang 53 orang.

Maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan lomba memancing dan festival laying-layang Danau Siombak adalah salah satunya sebagai sarana promosi mengembangkan potensi wisata Danau Siombak melalui kegiatan lomba pancing dan festival laying-layang internasional. 2.  ningkatklan kunjungan wisatawan baik wisatawan nusantara maupun mancanegara ke kota Medan khususnya ke Danau Siombak, dan 3.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk menunjang sector kepariwisataan kota Medan dalam mendukung kegiatan visi Medan Year 2012.  Bagi semua pemenang diberikan paket, piagam ,piala dan uang pembinaan, ujar Agus.  Peserta festival layang-layang dari Malaysia, Jakarta,Singapura, Surabaya,Bandung,Riau, Sumatera Barat dan tuan rumah kota Medan. (rom)

Perihal barometersumut
Suka Menulis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: