Keragaman Masyarakat Medan Menjadi Kekayaan dan Kekuatan Tersendiri

barometersumut.com/Medan

Walikota Medan diwakili Sekda Ir Syaiful Bahri MM menghadiri acara pentahbisan lima orang Imam/Pastor ordo karmel Indonesia, di Gereja Katholik Paroki Santha Paulus Pasar Merah Jalan HM Joni Medan Kota, pentahbisan ini dilakukan oleh Uskup Agung Medan MGR Anicetus B Sinaga dihadiri tokoh masyarakat Ir RE Nainggolan,  tokoh lintas agama yakni tokoh agama Islam, Budah, dan Hindu.

Kelima Imam/Pastor Ordo Karmel Indonesia tersebut adalah Yohanes Rudi Kartolo Malau, Samuel Anton Situmorang, Alfonsu Arpol Manik, Roberto Hasudungan Sianturi dan Andreas Korsini Lamtari Simbolon.

Walikota Medan diwakili Sekda Ir Syaiful Bahri MM dalam kesempatan itu mengatakan, keberagaman etnis, agama dan budaya yang ada di Kota Medan merupakan sebuah bentuk tatanan kehidupan social yang memiliki nilai toleransi tinggi, Kota Medan sebagai Kota miniature Indonesia karena memiliki kehidupan masyarakat heterogen, sudah barang tentu ini menjadi kekayaan dan kekuatan tersendiri.

Dikatakannya, kita semua patut bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas keberagaman yang kita milki ini, tidak membuat kita terpecah belah, setiap warga yang berbeda hidup berdampingan dengan damai, saling menghargai serta menghormati dalam toleransi menjalankan ibadah sesuai ajaran agama masing-masing seperti yang diamanahkan undang-undang dasar republic Indonesia pasal 29 ayat 2.

Menurutnya, setiap agama berhak beraktivitas menjalankan ritual keagamaan, membuat organisasi yang menghimpun seluruh jemaat agama tersebut agar lebih bersatu dalam membangun agamanya masing-masing, salah satunya gereja katolik Paroki ST Paulus Pasar Medearh Medan, gereja bukan hanya memiliki fungsi peribadatan, namun juga sebagai wadah tempat berkumpulnya jemaat, tentunya harus memiliki struktur organisasi yang jelas agar dapat mengembangkan kegiatan-kegiatan baik yang bersifat relegius maupun umum.

Sekda berharap kepada pastor yang ditahbis agar senantiasa memberikan bimbingan kepada jemaat gereja, karena fungsi pastor yang lebih luas tidak hanya sebagai pemuka agama namun juga sebagai pembinan dari warga Kota Medan, sosok pastor memiliki aspek kedekatan tersendiri I hati masyarakat, karena memang masyarakat kita adalah masyarakat yang religius.(rom)

Perihal barometersumut
Suka Menulis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: