Medan Ranking Tiga Penilaian Inisiatif Anti Korupsi

barometersumut.com/Medan

Pemko Medan berhasil  meraih peringkat ketiga nasional mengenai  Penilaian Inisiatif Anti  Korupsi (PIAK) Tahun 2012 berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dari 8 indikator utama yang menjadi dasar penilaian, Pemko Medan mendapatkan nilai 7,15. Untuk peringkat pertama, diraih Pemko Palembang dengan nilai 7,38, sedangkan peringkat kedua ditempati Pemko Manado dengan nilai 7,23.

Keberhasilan yang diraih Pemko Medan ini terungkap dalam acara Paparan Hasil Akhir Penilaian Inisiatif Anti Korupsi Tahun 2012 yang digelar di Gedung KPK Jalan H Rasuna Said Jakarta dipimpin langsung Wakil Ketua KPK Busyro Muqodas, Kamis (4/10). “Pemko Medan berhasil meraih peringkat ketiga PIAK Tahun 2012,” kata Kepala Inspektorat Kota Medan Drs Farid Wajedi MSi yang mengikuti langsung acara pemaparan akhir tersebut.

Menurut Farid, keberhasilan Pemko Medan meraih peringkat ketiga ini tentunya sangat membanggakan sekali.  Sebab, yang melakukan penilaian langsung adalah KPK yang selama ini hasil kinerjanya sangat objektif, transparan  dan tak pernah diragukan di Indonesia. Ditambah lagi, hasil ini merupakan hasil kerja keras  dari seluruh jajaran Pemko Medan.

“Begitu tahun lalu Pemko Medan mendapat nilai 3,66 dari KPK mengenai PIAK Tahun 2011, Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap langsung mengajak dan memotivasi seluruh pejabat dan staf di  jajaran Pemko Medan untuk terus memperbaiki kinerja. Alhamdulillah, kerja keras yang kita lakukan itu membuahkan hasil, Pemko Medan meraih peringkat ketiga nasional PIAK Tahun 2012,” jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, hasil membanggakan  ini juga tidak terlepas berkat keberhasilan Pemko Medan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia. “Hasil opini WTP dari BPK itu ikut menjadi salah satu faktor pendukung keberhasilan Pemko Medan meraih peringkat ketiga ini,” ungkapnya.

Dijelaskan Farid, ada 8 indikator utama yang menjadi dasar penilaian dalam menentukan hasil PIAK Tahun 2012. Pertama, Kode Etik Khusus yang di dalamnya terdapat 3 item yaitu Ketersediaan Kode Etik Khusus, ketersediaan mekanisme pelaporan dan kelembagaan daerah serta penegakan kode etik yang di dalamnya termasuk reward dan funishment. “Untuk Kode Etik Khusus, kita mendapat nilai 8,58,” terangnya.

Indikator kedua, sambungnya, transparansi dalam manajemen SDM, Pemko Medan meraih nilai 5,38. Ketiga, transparansi penyelenggara negara (nilai 6,19).Keempat, transparansi dalam pengadaan (nilai 6,57). Kelima, mekanisme pengaduan masyarakat (nilai 6,39). Keenam, akses public dalam memperoleh informasi (9,67). Ketujuh, pelaksanaan saran untuk melakukan perbaikan yang diberikan BPK, APIP dan KPK (nilai 8,28) dan kedelapan kegiatan promosi anti korupsi (nilai 8,71). “Total nilai yang diperoleh Pemko Medan dari hasil penilaian dari 8 indikator utama itu adalah 7,15,” paparnya.

Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM saat ditemui di Balai Kota Medan, mengaku sangat gembira. Atas nama pribadi dan Wali Kota Medan, dia mengucapkan apresiasi kepada seluruh jajaran aparatur Pemko Medan yang telah melaksanakan tugas pokok dan fungsinya serta sesuai kebijakan dengan bejikan yang diambilnya dalam melaksanakan berbagai ketentuan dalam upaya meningkatkan pelayanan.

“Justru itu beberapa kali kita diverifikasi oleh KPK tentang masalah PIAK ini, ternyata Alhamdulillah hasil pemeriksaan akhir dilakukan oleh tim KPK yang benar-benar independen, kita berhasil mendapat peringkat tiga nasional,” kata Wali Kota.

Ditambahkannya lagi, APBD Kota Medan Tahun 2012 sebesar Rp triliun lebih ini mampu memberikan pelayanan terbaik. Di samping itu simpul-simpul pelayanan telah diperbaiki, termasuk pelayanan satu atap dan pelayanan terhadap masyarakat di berbagai instnasi telah dilakukan sesuai dengan petunjuk teknis yang dibuat KPK.

Dengan keberhasilan yang diterima ini, Wali Kota mengajak dan mengingatkan seluruh apraturnya untuk tidak langsung berpuas diri. Justru keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh lapisan masyarakat. Dengan demikian Pemko Medan bis ameraih peringkat yang lebih baik lagi tahun depan.

“Sekarang kita meraih peringkat ketiga, mengapa kita tidak berjuang lebih keras lagi sehingga mendapat peringkat lebih baik. Asalkan saja kita sepakat dan satu persepsi membangun sinergitas di semua lini di lingkungan Pemko Medan. Selain itu jauhkan diri dari sikap ego, iri hati  dan selalu bekerja dengan penuh keikhlasan dan rasa tanggung jawab. Insya Allah kita bisa mendapatkan peringkat yang lebih lagi,” pesannya.(rom)

Perihal barometersumut
Suka Menulis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: