Medan Canangkan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan

barometersumut.com/Medan

Kegiatan ini saya pandang startegis, sebab merupakan salah satu system peringatan dini kepada kita semua, khususnya terhadap kecenderungan kebutuhan pangan yang terus meningkat. Kagiatan ini harus kita jadikan momentum untuk membudayakan pola konsumsi pangan beragam,bergizi,seimbang, aman dan halal, hal ini disampaikan Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap,MM pada saat pencanangan Kelompok Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) Menjuju Kawasan rumah Pangan Lastari (RPL) di Kebun Kelompok P2KP “Pasar Blok” Jalan Petunia Raya Lingkungan 3 Kelurahan Namo Gajah Kecamatan Medan Tuntungan.

Menurutnya, Penganekaragaman konsumsi pangan merupakan program yang tidak dapat ditunda, seiring dengan meningkatnya ketergantungan masyarakat kota terhafap bahan pangan pokok. Untuk itu Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) ini, merupakan upaya meningkatkan skor pola pangan harapan, menurunkan tingkat konsumsi beras sebagai upaya pengentasan kemiskina P2KP ini merupakan langkah efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pemanfaatan pekarangan di dalam kawasan Rumah pangan Lestari RPL) ungkapnya.

Dijelaskannya, sector pertanian pangan kita didominasi ertanian rakyat, yang skalanya kecil namun jumlah banyak. Penerapan hasil riset dan informasi teknologi pertanian pangan, harus dapat dikomunikasikan secara efektifkepada seluruh petani kita, sehingga hasil-hasil riset tersebut mampu menjawab tantangan perubahan iklim yang terjadi saat ini.

Kota Medan memiliki fungsi startegis dan penting sebagai dinamisator dan lokomotif pertumbuhan ekonomi regional dan nasional. Peranan dan fungsi ini tentunya didukung dengan pembangunan ketahanan pangan yang kuat berbasis sumber daya local. Untuk itu , dibutuhklan dukungan secara lintas sektoral,lintas pelaku dan lintas daerah.
Walikota Medan berharap kepada Badan Ketahanan Pangan Kota Medan dan menghimbau kepada masyarakat agar lebih inovatif dan kreatif lagi, untuk melahirkan terobosan dan gagasan baru guna menganekaragamkan konsumsi pangan masyarakat dengan memaksimalkan pemanfaatan pekarangan rumah guna memperkuat katahanan pangan.
Pada anggaran tahun 2013, Walikota akan memenuhi permintaan kelompok P2KP dan kelompok mandiri pangan binaan untuk memberikan dana bergulir yang lebih besar dan pembelian jetor bagi kelompok tani.

Sebelumnya, Drs Arjuna Sembiring Kepala badan Ketahanan Pangan Kota Medan melaporkan maksud dan tujuan pencanangan ini untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan perubahan sikap masyarakat ,khususnya kelompok P2KP dalam pengembangan pekarangan sebagai alternative penyedia sumber pangan keluarga.

Selain itu meningkatkan pemanfaatan pangan local dan produk olahannya melalui pengembangan usaha pengolahan pangan local berbasisi tepung-tepungan. Meningkatkan motivasi,partisipasi dan aktivitasi masyarakat dalam penganekragaman konsumsi pangan melaui penguatan kelembagaan.

Hadir,  Sekda Medan Ir Syaful Bahri Lubis, Forum Koordinasi Pimpinan daerah, Badan Pengawas Ketahanan Pangan Provinsi Sumut, para Pimpinan SKPD, KKetua Tim Penggerak PKK Kota Medan serta anggota, para Kelompok P2KP, Kelompok Mandiri Pangan Binaan, dan seluruh Camat se kota Medan.(rom)

Perihal barometersumut
Suka Menulis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: