Adipura Jadi Bahan Penilaian Kinerja SKPD

barometersumut.com/Medan

Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap mengingatkan kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), camat dan lurah agar tidak boleh lengah sedikit pun.  Semuanya harus bersinergi, terus  meningkatkan kinerja serta melakukan langkah-langkah pembenahan, pengawasan maupun pemantauan lebih lanjut sesuai dengan tupoksi di wilayahnya masing-masing.  Hal ini perlu dilakukan agar Kota Medan kembali mendapatkan Piala Adipura.

“Untuk mendapatkan kembali Piala Adipura,  termasuk Adipura Kencana sebenarnya tidaklah sulit. Sebab,  persyaratan yang harus dipenuhi  tidaklah  banyak. Yang paling penting, semua mau bersama-sama dan  terus bersinergi. Di samping itu harus siap dan mau melakukan yang terbaik,” kata Wali kota dalam acara pembinaan menghadapi pantau 1 Piala Adipuira 2012-2013 di Hotel Santika Medan,  Kamis (5/10).

Karenanya, Wali kota mengajak semua untuk bersama-sama membenahi tempat kerja masing-masing, membenahi lingkungan, membenahi kota, termasuk menata tanaman dan bunga-bunga yang ada. Jika dilakukan bersama-sama, semua persyaratan itu dengan mudah dapat dikerjakan. Ditambah lagi dengan anggaran yang mendukung serta  para stakeholder yang telah menyatakan kesediannya untuk membantu.

Dalam acara yang dihadiri Dewan Pertimbangan Adipura Syahrul Ujud SH, Asisten Deputi Pengelolaan Sampah Kementrian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Ir Sudirman MM dan Kabid Pengembangan Program Kementrian Lingkungan Hidup Melda Mardalina yang bertindak sebagai nara sumber, Wali Kota minta  agar seluruh aspek-aspek yang masih memperoleh penilaian kurang baik pada periode sebelumnya dapat segera ditingkatkan. Hal itu penting dilakukan  guna memberikan nilai tambah dalam penilaian nantinya.

Atas dasar itulah Wali kota menegaskan, penilaian Adipura ini sekaligus menjadi bahan penilaian terhadap kinerja SKPD secara keseluruhan. “Bagi SKPD, camat dan lurah yang tidak melaksanakannya, berarti dia tidak ingin Kota Medan mendapatkan Adipura. Untuk itu saya akan mengambil tindakan tegas.  Sebab, saya hanya mau bekerja dengan orang-orang yang mau kota ini maju,”  ujarnya dengan nada serius.

Kepada camat dan lurah, Wali Kota  menginstruksikan untuk mendorong masyarakat agar  ikut berpartisipasi  terhadap masalah kebersihan. Artinya, masyarakat harus punya rasa memiliki dan bertanggung jawab atas kebersihan di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing. Pasalnya, semakin tinggi partisipasi masyarakat mendukung kebersihan makan akan semakin besar peluang untuk mendapatkan Piala Adipura, termasuk Adipura kencana.

Selanjutnya,  Wali kota menyampaikan rencananya untuk membangun dua air mancur. Pertama, air mancur dibangun di bundaran Bandara Polonia. Sedangkan yang kedua,  dibangun di Jalan listrik. Denganan dibangunnya kedua air mancur itu, Wali Kota meyakini  keindahan Kota Medan semakin meningkat lagi.

Sementara itu Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Medan Ir Arief S Trinugroho dalam laporannya menyampaikan, acara ini digelar dalam usaha untuk mendapatkan kembali Piala Adipura 2012-2013. Sebagai titik awal untuk mencapai tujuan dimaksud, maka digelarlah pembinaan menghadapi pantau I Adipura 2012-2013 kepada seluruh camat, lurah dan instansi terkait untuk mulaui melakukan pembenahan dan perbaikan di wilayah kerja masing-masing. Rencananya, penilaian pantau I Adipura 2012-2013 direncanakan November mendatang.(rom)

Perihal barometersumut
Suka Menulis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: