Tinjau Drainase, Walikota Temukan Perumahan Rahayu Timbun Parit

barometersumut.com/Medan

Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM di dampingi Kepala Dinas Bina Marga Gunawan Surya ST, Kepala Dinas TRTB  Ir Sampurno Pohan, Kepala Dinas Kebersihan Pardamean Siregar SH, Asisten Administrasi Umum Drs Musadad dan sejumlah pimpinan SKPD lainnya, Selasa (25/9/2012) meninjau pembangunan drainase di kelurahan Bantan kecamatan Medan Tembung, pembangunanan drainase ini terkait untuk mengatasi masalah banjir yang kerap terjadi diwilayah tersebut, dan kondisi ini menjadi keluhan masyarakat.

Dalam peninjauan ini Walikota Medan temukan pengembang perumahan Rahayu Central di kawasan tersebut menimbun parit yang sudah dibangun oleh PU Bina Marga Medan dengan tanah timbun untuk difungsikan sebagai titi guna keluar masuk truk pengangkut matrial bangunan, sehingga dengan penimbunan parit ini mengakibatkan air tidak bisa mengalir, dan kondisi ini menjadi keluhan masyarakat di seputaran tersebut., melihat ini Walikota Medan memanggil pihak pengembang tetapi pengusahanya tidak berada ditempat.

“Saya minta agar pihak pengembang membangun titi jangan seperti ini, ini merugikan masyarakat sekitar, kepada Camat saya minta segera hubungan pengusahanya, agar ini menjadi perhatiannya, saya tidak mau masyarakat saya dirugikan oleh pengusdaha,. “ tegas Rahudman.

Selain meninjau pembangunan drainase tersebut juga melihat alur sungai yang ada di Jalan Intisari Kelurahan Bantan MedanTembung, sehingga drainase yang dikorek sedalam dua meter ini nantinya akan di tembus ke parit besar rel kreta api, dan rel kreta api tersebut harus di jebol, karena bila melalui Jalan Padang terlalu panjang dua  Km, sehingga dibuatlah  crosing yang bisa kita bangun untuk segera membebaskan kawasan yang kerap banjr, karena bila hujan rintik-rintik aja kawasan disini sudah tergenang air.

“Dalam peninjauan ini kita melihat pembangunan parit  di Jalan Intisari sedalam 2 meter yang menembus ke alur sungai melalui rel kreta api, kita buat crosing sehingga rel kreta api harus dijebol, karena melalui Jalan Padang terlalau panjang 2 Km, dengan pembangunan ini dapat membebaskan banjir, kasihan warga kerap mengalami banjir, “ ujar Rahudman.

Dikatakannya, bila ini sudah terbanguna maka Jalan Letda Sujuno persisnya dibawah Jalan Tol nantinya akan kering, karena genangan air yang ada dikawasan jalan Intisari dan sekitarnya mengalir kearah Jalan Letda Sujono, sehingga genanagnn air tidak bisa menaglir kemana-mana lagi dan akibatnya terjadi banjir, untuk itulah diperintahkan kepada Dinas Bina Marga untuk segera menggambarnya, dan masyarakat relah dan setuju untuk di bongkar Jalan setapak yang ada sebagai jalur tembus ke rel kreta Api

Walikota Medan minta dukungan kepada masyarakat agar pembangunan ini segera cepat selesai, apa lagi cuaca ekstrem, tidak disangka hujan dan tiba-tiba bisa hujan lebat, dan hujan ini tidak tanggung-tanggung, sehingga menimbulkan genangan air dan banjir, dan mengenai PT KAI sudah di bicarakan dan mereka mendukung rencana ini, sebelum mereka mengganti bantalan rel kreta api yang baru, pembangunan ini sudah selesai.

“Saya minta dukungan dari masyarakat agar pembangunan ini bisa cepat selesai, dan kita sudah bicarakan kepada PT KAI dan mereka mendukung, sebelum PT KAI menggantikan bantalan rel yang baru, pembangunan crosing ini sudah selesai,“ jelas Rahudman.

Camat Medan Tembung Khoiruddin Lubis mengatakan,  semenjak dirinya menjabat sebagai Camat Medan Tembung, Walikota memerintahkan agar wilayah Medan Tembung harus bebas dari banjir, untuk itulah kami beserta jajaran yang ada di Medan Tembung melakukan upaya untuk melaksanakan perintah tersebut, sekarang ini kita lihat Jalan Letda Sujono dibawah Tol bila hujan air menggenang sampai pulau jalan, tetapi saat ini sudah dapat teratasi hanya bila tergenang air hanya satu jam langsung surut, begitu juga di Jalan Kapten M Jamail.

“Intruksi Walikota kepada saya agar kawasan Medan Tembung harus bebas banjir, ini kami laksanakan sekuat daya, saat ini sudah ada perubahan, seperti di jalan Letda Sujono dibawah tol, dapat diatasi, walaupuin ada genangan bila hujan namun dapat surut satu jam, begitu juga Jalan Kapten M Jamil, dan masyarakat Medan Tembung sangat mendukung program pembebasan banjir ini, “ ujar Khoiruddin.(rom)

Perihal barometersumut
Suka Menulis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: