Pangkalan Liar Ditertibkan

barometersumut.com/Medan

Rabu (12/9/2012), seluruh pangkalan angkutan liar yang  ada di Kota Medan akan ditertibkan. Selain untuk menertibkan kelancaran lalu-lintas, penertiban dilakukan karena pangkalan-pangkalan liar yang beroperasi  itu tidak memiliki izin dan keberadaannya selama ini sangat meresahkan para pengemudi  angkutan umum yang  resmi.  Penertiban ini akan melibatkan tim terpadu yang terdiri dari unsur Satlantas  Polresta Medan, Dandim 0201/BS, Denpom serta sejumlah Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD) terkait.

Demikian hasil kesimpulan dalam rapat Manajemen dan Rekaya Lalu Lintas serta Penertiban Kenderaan Plat Hitam di Balai Kota Medan, Senin (10/9/2012). “Penertiban kita lakukan, Rabu (12/9/2012). Seluruh pangkalan liar di sepanjang Jalan Sisingamangaraja, Jalan Jamin Ginting dan Jalan Letda Sujono akan kita tertibkan,” kata Asisten Pemerintahan Drs Daudta P Sinurat selalu pimpinan rapat didampingi  Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Medan Renwart Parapat ATD MT dan Kasatlantas Polresta Medan Kompol Risya Mustario.

Menurut  Sinurat, sebelum melakukan penertiban, tim gabungan akan berkumpul di Pos Lantas Lapangan Merdeka sekitar pukul 09.00 WIB. Setelah seluruh tim berkumpul, barulah seluruh pangkalan liar yang selama ini  dianggap sebagai salah satu pemicu terjadinya kemacetan ditertibkan. “Kita minta seluruh tim terpadu saling bersinergi sehingga hasilnya maksimal,” ungkapnya.

Namun sebelum penertiban dilakukan, Dishub terlebih dahulu akan menyurati seluruh pangkalan liar. “Dalam surat itu, seluruh pangkalan liar kita minta untuk menghentikan seluruh operasionalnya dalam waktu 1 x 24 jam.  Jadi satu hari sebelum penertiban dilakukan, surat peringatan ini telah kita sampaikan.  Begitu kita action Rabu, apabila masih ada pangkalan liar yang masih beroperasi langsung kita tertibkan,” ujar Kadishub Renward Parapat.

Penertiban pangkalan liar ini diputuskan setelah dari hasil rapat terungkap jika pangkalan-pangkalan  yang dijadikan sebagai  loket penjualan tiket dan pool itu ternyata tidak memiliki izin, sesuai pengakuan utusan dari  Badan Pelayanan Perizinan Terpadu, Dinas Pertamanan, Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan dan Bagian Hukum  yang  hadir dalam rapat tersebut.(rom)

 

Perihal barometersumut
Suka Menulis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: