Kepling dan Lurah Diingatkan Jangan Persulit Warga Ngurus Akte Kelahiran

barometersumut.com/Medan

Pemko Medan melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disduk Capil) melakukan penandatanganan MoU dan Pendaftaran Persidangan Keliling Perkara Perdata Permohonan Akta Kelahiran Usia 1 Tahun Ke Atas di Kantor Camat Medan Selayang, Senin (10/9/2012). Penandatanganan yang disaksikan Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM dan Wakil Wali Kota Drs H Dzulmi Eldin MSi dilakukan untuk  membangun system yang terkoordinasi dalam rangka pelayanan publik, khusus bagi masyarakat yang ingin mengurus permohonan sebagai syarat pengajuan permohonan akta kelahiran.

“Kerjasama pelayanan pengurusan akta kelahiran ini, merupakan komitmen kepedulian Pemko Medan dan instansi terkait guna  mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Persidangan keliling yang dilaksanakan akan digilir perkecamatan untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses pengurusannya,” kata Wali kota.

Sebagai tahap awal, persidangan keliling ini dilakukan diempat kecamatan yakni Kecamatan Medan Selayang, kecamatan Medan Tuntungan, Kecamatan Medan Baru dan Kecamatan Sunggal. Selain dengan Pengadilan negeri Kelas 1-A Khusus Medan, kerjasama ini juga dilakukan dengan PT BRI Cabang Utama Medan dan PT POS Indonesia (persero) Cabang Medan.

“Kerjasama ini kita harapkan dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui persidangan keliling dalam perkara  perdata permohonan akte kelahiran. Dengan demikianm masyarakat tuidak perlu lagi mendatangi PN Medan Medan, Kantor Disduk Capil, PT BRI maupun Kantor Pos. Mereka cukup mendatangi kantor kecamatan setempat,” ungkapnya.

Dalam upaya untuk memberikan pelayanan inilah, makanya Wali kota me-warning seluruh kepala lingkungan (kepling) dan lurah untuk tidak main-main dalam masalah akta kelahiran ini. “Apabila  saya mendengar ada kepling maupun lurah meminta bayaran  kepada warga yang ingin mengurus akta kelahiran, saya akan tindak tegas. Saya tidak mau warga dipersulit!” tegasnya seraya mengistruksikan kepada masing-masing camat untuk melakukan pengawasan terhadap kepling dan lurah.

Sebelumnya, Kadisduk Capil Muslim Harahap dalam laporannya mengatakan, tujuan kerjasama ini dilakukan untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus akta kelahiran. Di samping itu berdasarkan hasil  pantauan yang mereka lakukan, ada 60 persen anak sekolah di kota Medan yang belum memiliki akta kelahiran.

.Di samping itu, lanjutnya, salah satu persyaratan untuk mendapatkan akta kelahiran harus melalui persidangan di PN Medan. Persyaratan ini dinilai sangat menyita waktu, sebab PN Medan  tidak memiliki waktu untuk menyidangkan sehingga diyakini akan menimbulkan antrian cukup panjang.             “Bayangkan saja, saat ini PN Medan memiliki 4.000 jadwal siding. Dengan jadwal sebanyak itu, tentunya mereka kurang memiliki waktu untuk melakukan persidangan perdata permohonan akta kelahiran. Solusi mengatasinya, kita lakukan kerjasama ini,” jelasnya.

Sementara itu Wakil Ketua PN Medan Surya Pardamean SH membenarkan apa yang disampaikan Muslim. Atas dasar itulah dilakukan kerjasama ini. “Kerjasama yang kita lakukan ini sebagai salah satu wujud pelayanan yang diberikan PN Medan kepada masyarakat. Untuk itu saya menghimbau kepada masyarakat untuk segera mendaftarkan diri ke kecamatang masing-masing agar bisa dilakukan persidangan secepatnya,” sarannya.(rom)

Perihal barometersumut
Suka Menulis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: