Medan Dukung Penerapan E-Audit

barometersumut.com/Medan

Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM menerima kunjungan Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Sumatera Utara Muktini SH di Balai Kota Medan. Kunjungan itu dilakukan dalam rangka penerapan Elektronik  Audit (E-Audit) di Pemko Medan.  Konsep E-Audit ini dilakukan untuk mempermudah BPK mengambil data melalui jaringan dengan tujuan menghemat tenaga dan biaya dalam rangka melakukan pemeriksaan.

“Kedatangan kita untuk memberikan draf yang berisi panduan dari Jakarta terkait pelaksanaan E-Audit. Panduan ini tentunya perlu pembahasan lagi,” kata Muktini didampingi beberapa anggotanya.

Dijelaskannya,   penerapan E-Audit ini  terkait dengan telah ditandatanganinya nota kesepahaman bersama terkait dengan pengelolaan akses data. Untuk E-Audit ini konsepnya, BPK bisa mengambil data dari seluruh entitas, tidak hanya kota saja melalui jaringan sehingga tidak perlu lagi datang ke suatu tempat. “Tujuannya untuk mempermudah, menghemat tenaga dan biaya dalam rangka pemeriksaan,” jelasnya.

Menurut Muktini, data-data yang diambil itu semata-mata hanya untuk pemeriksaan. Artinya, bukan untuk yang lain-lain. Oleh karenanya pengambilan data itu nantinya akan diatur, bagaimana prosedurnya, langkah-langkahnya serta pengamanannya.

Penerapan E-Audit ini, lanjutnya, dalam rangka meningkatkan pengelolaan keuangan daerah yang  akuntabel, transparan dan efektif. “Kalau kita harus selalu datang ke suatu tempat untuk melakukan pemeriksaan, tentunya akan memakan biaya, tenaga dan waktu. Dengan cara online seperti ini tentunya mempermudah BPK untuk mengakses data,” paparnya.

Ditambahkannya lagi, penerapan E-Audit ini akan diberlakukan  untuk seluruh kabupaten dan kota. Untuk tahap awal ini, dipilih 4 dulu yakni Kota Medan, Kota Sibolga, Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten Humbang Hasudutan. “Penerapa E-Audii ini akan dilakukan untuk semua kabupaten dan kota, sebagai tahap awal kita lakukan secara bertahap dulu. Untuk  tahun 2013,  E-Audit ini sudah diterapkan di seluruh kabupaten dan kota,”  terangnya.

Pada kesempatan itu, Muktini juga berharap agar penilaian Wajar Tanpa pengecualian (WTP) yang diperoleh Pemko Medan dapat dipertahankan. Dengan demikian  predikat itu dapat dieroleh kembali pada tahun berikutnya.  “Jangan tahun ini dapat predikat WTP, sedangkan tahun depan tidak dapat. Untuk itu marih terus tingkatkan kinerja,” harapnya.

Menanggapi itu Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM didampingi Kepala Inspektorat Drs Farid Wajedi, Kepala LPSE Drs Ahmad Basaruddin, Kabag Aset dan Perlengkapan DI Dongoran serta Kabag Humasy Budi Hariono SSTP MAP mengungkapkan, penerapan E-Audit ini  pada hakekatnyauntuk melakukan pengawasan anggaran sehingga lebih transparan, efektif dan akuntabel.

“Dengan menggunakan teknologi, pengawasan dipermudah melalui E-Audit. Karenanya, saya mendukung sepenuhnya penerapan E-Audit ini,” kata Wali kota

Dalam penerapan E-KTP ini, jelasnya, perlu dibuat kesepakatan lagi dalam bentuk MoU. Dengan demikian akan ada kesepakatan hal-hal mana saja yang bisa terkoneksi (terhubung) langsung dengan BPK.  Untuk itu dia berharap agar seluruh SKPD terkait, diharapkannya tidak perlu ragu dan harus mendukung sepenuhnya penerapa E-Audit ini. “Kalau bisa tahun 2013, E-Audit ini sudah berjalan,” ujarnya.(rom)

Perihal barometersumut
Suka Menulis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: