Pemko Medan Akan Beli Lahan untuk RTH Setiap Tahun Anggaran

barometersumut.com/Medan

Launcing green city merupakan lanjutan dari fakta integritas yang dilaksanakan bersama menteri Pekerjaan Umum RI, sedangkan Kota Medan sendiri sudah mempunyai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), dan sudah dijelaskan ruang terbuka hijau harus  ada 30 persen dari luas Kota, untuk mewujudkan itu setiap tahun anggaran Pemko Medan akan membeli kawasan lahan, apakah itu 400 atau 300 meter persegi, yang nantinya lahan tersebut akan diberikan kepada  stakeholder untuk dijadikan ruang terbuka hijau, termasuk bagai mana menjaga keindahan kota dan memotivasinya.

Selain itu bapak Dirjen Holtikultura mengatakan bahwa kawasan Cadika Pramuka yang lokasinya di Medan Johor akan menjadi tanggang jawabnya, karena lahan Cadika Pramuka tersebut akan dijadikan Taman buah seperti Taman Mekasar yang Ada di Pulau Jawai, nanti disana aka ada tanaman buah, dan ini  tentunya dijaga sehingga nanti di Cadika Pramuka tersebut aka ada unit pelakasana untuk menjaganya sehingga nantinya pelaksanaan perogram Tanam Buah di Cadika Pramuka itu berjalan dengan baik.

Hal ini dikatakan Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM pada acara launcing green city Kota Medan, Selasa (19/6) di Taman A Yani Medan.

Dikatakanya, green city secara harfiah dapat diartikan sebagai kota hijau memiliki delapan kompenen pokok, bila didalami merupakanj unsure paling utama dalam suatu kota, mulai datri desain, sampai pada berbagai utilitas kota yang hijau, secara global green city merupakan implementasi dari global green city summit forum, diharapkan program pembangunan lingkungan ini menmdapat implementasi yang kokoh disetiap daerah khususnya Kota Medan.

“Salah satu factor efektif implementasi program green city adalah kerangka regulasi, untuk itulah melalui rencana tata tuang yang ditetapkan telah ditentukan 30 persen luas wilayah harus menjadi kawasan lindung, “ ujar Rahudman.

Menurutnya, kita harus konsisten menerapkan ketentuan tata ruang, karena tata ruang yang baik adalah tata ruang yang menyediakan ruang public yang aman, nyaman, produktif dan berkelanjutan, terlebih untuk perkotaan, kita memang harus dapat menggabungkan konsep-konsep RTH dengan lebih kreatif, sehingga memiliki nilai lebih, daya saing dan daya tarik sebagai daerah tujuan investasi, dan kita berharap melalui green city nantinya dapat meminimalisir dampak-dampak perubahan iklim, serta menyeimbangkan masalah lingkungan hidup, ekonomi serta sosial, sehingga kita dapat memastikan kehidupan yang lebih baik pada generasi yang akan datang.

Program green city adalah kota yang telah membuat fakta integritas dimana ada 60 kota di Indonesia yang telah melakukan fakta integritas termasuk Kota Medan, fakta integritas ini agar benar-benar menyediakan ruang terbuka hijau sebanyak 30 persen dari luas wilayah, hal ini sesuai dengan Undang-Undang nomor 26/2007, ini sudah diwujudkan dalam bentuk Peraturan daerah (Perda) yakni di RTRWnya, seperti di RTRW Kota Medan kita melihat memang benar menyediakan ruang terbuka hijau.

Selain itu juga kita ingin memberikan contoh kepada kota-kota lain yang ada di Indonesia apa yang dapat diberikan kontri bsu kepada masyarakat kota, disamping memberikan kemudahan didalam menjalankan kehidupan dki masyarakat trermasuk kehidupan ekonomi, juga kita membwerikan kemudahan akses, ruang kepada masyarakat untuk mereka bias menjalankan kegiatan-kegiatan yang bias berguna membangun psikis/mental, kekuatan dan dorongan semangat serta motivasi, karwena ruang terbuka hijau dapat memberikan infirasi, motivasi, kreatifasi serta inovasi kepada komunitas, sehingga kita menjadi bangsa yang kebih maju preadapannya, kreatif dan lebih inovatif.(rom)

Perihal barometersumut
Suka Menulis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: