Medan Miliki Rumah Potong Hewan Bertaraf Internasional

barometersumut.com/Medan

Wali Kota Medan Rahudman Harahap meluncurkan pemotongan hewan berstandar internasional guna pembenahan menyeluruh terhadap operasional Perusahaan Daerah Rumah Potong Hewan.

“Saya menyambut baik acara launching hari ini, karena merupakan salah satu bentuk cara kerja yang sungguh-sungguh untuk mendorong tumbuh dan berkembangnya Perusahaan Daerah Rumah Potong Hewan,” katanya saat meluncurkan pemotongan hewan berstandar internasional di Medan, Kamis 7 Juni 2012.

Menurut dia, daging segar,sehat, dan halal, merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakat, namun penyediaan daging dan pasokannya masih sering kurang terkordinasi. Hal ini menyebabkan kualitas daging yang dihasilkan, terkadang masih dibawah standar yang ditetapkan.

Dijelaskan dia, kebijakan Pemerintah Australia mencabut kembali larangan ekspor sapi ke Indonesia harus disikapi oleh PD Rumah Potong. Soalnya hal itu bisa memberikan kesempatan lebih luas kepada PD Rumah Potong Hewan (RPH) untuk dapat memenuhi kebutuhan daging segar, sehat dan halal serta terjangkau.

“Hal ini juga memberikan peluang bisnis dengan pangsa pasar yang sangat menjanjikan ,terutama dalam memenuhi kebutuhan daging bagi segenap warga kota Medan dan Provinsi Sumatera Utara,” katanya.

Secara umum, jelas dia, PD RPH sesungguhnya memiliki tugas dan tanggung jawab yang besar guna menjamin ketersediaan daging segar yang berkualitas,sehat halal dan terjangkau. Melalui pemotongan hewan berstandar internasional diharapkan ke depan mampu menjadi perusahaan daerah terbesar dan terpercaya.

Lebih lanjut, keberadaan Perusahaan Daerah yang profesional, akan membantu pemerintah kota dalam menggerakkan erekonomian,terutama dalam mendorong pertumbuhan sektor riil.

“Untuk itu saya berharap agar seluruh direksi PD Rumah Potong dan jajarannya dapat mengelola perusahaan ini secara profesional. Direksi juga diharapkan mampu menciptakan perubahan dan terobosan inovatif, termasuk melakukan kerjasama yang saling menguntungkan dengan berbagai pihak seperti importir dan eksportir asing,” katanya.

Sementara itu, Dirut PD RPH Kota Medan Putrama Alkhairi mengatakan, saat ini perusahaan yang dipimpinnya mulai bangkit kembali, setelah pemerintah Australia mencabut larangan ekspor sapi ke Indonesia.

Dijelaskan dia, pihaknya juga telah menjalin kerjasama dengan 22 pedagang hewan di daerah tersebut untuk melakukan pemotongan di PD RPH Medan. Melalui kerjasama tersebut diharapkan ke depan tidak ada lagi tempat pemotongan hewan liar.(rom)

Perihal barometersumut
Suka Menulis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: