Kota Medan Raih Adipura Kategori Kota Metropolitan

barometersumut/Medan

Kota Medan mendapat kado terindah ketika akan menginjak usianya  yang ke-422,  tepat 1 Juli 2012.  Presiden Republik Indonesia Soesilo Bambang Yoedhoyono  (SBY) memberi penghargaan Piala Adipura 2011-2012 kategori Kota Metropolitan untuk ibukota provinsi Sumatera Utara ini.  Rencananya, piala paling bergengsi  di Indonesia ini akan diserahkan langsung  SBY kepada Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM di Istana Negara Jalan Medan Merdeka  Timur, Jakarta, Selasa (5/6).

 

Kepastian Kota Medan mendapatkan Piala Adipura untuk kategori Kota Metropolitan ini sesuai dengan fax yang diterima langsung dari Kementrian Lingkungan Hidup Republik Indonesia No.B-5665/Dep.IV/LH/PDAL/06/2012 tanggal 2 Juni 2012 pukul 11.45 WIB. Dalam fax yang ditandatangani Deputi Bidang Bahan berbahaya dan Beracun (B3), Limbah B3 dan Sampah Dra Masneliyarti Hilma M.Sc ini disebutkan, Walikota Medan diminta untuk hadir di Istana Negara untuk menerima penghargaan Piala Adipura untuk kategori Kota Metropolitan dari Presiden Republik Indonesia, Selasa (5/6).

 

Keberhasilan mendapatkan Piala Adipura ini  tentunya sangat membanggakan sekali. Sebab, sudah hampir tujuh tahun  lebih Kota Medan tidak  mendapatkan Piala Adipura. Karenanya, begitu  dilantik menjadi Walikota Medan, Rahudman langsung memprioritaskan masalah kebersihan menjadi salah satu  target yang harus dibenahi. Dia menilai sudah lama Kota Medan seperti tidak  terurus sehingga secepatnya ditangani. Untuk itulah  sejak 1 April 2011, Walikota mencanangkan program Medan Bebas Sampah.

 

Pasca penacanangan program ini, perlahan  namun pasti persoalan sampah mulai teratasi. Tak henti-hentinya Walikota menguistruksikan kepada seluruh jajaranya untuk mendukung dan menjalankan program ini. Selain itu orang nomor satu di Pemko Medan ini sering melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk melihat langsung masalah kebersihan mulai tingkat lingkungan, lurah sampai kecamatan.  Bagi aparatnya yang tidak mendukung program ini, Walikota bertindak tegas dengan memecat langsung. Salah satu contohnya adalah seorang lurah, dia  harus kehilangan jabatannya karena wilayahnya kedapatan tidak bersih.

 

Selain itu Walikota mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung program Medan Bebas Sampah. Tanpa dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat, Walikota yakin program ini tidak akan berjalan.

 

“Untuk itu saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh lapisan masyarakat. Berkat dukungan dan partisipasi yang diberikan dalam mendukung program Medan Bebas Sampah, kita berhasil mendapatkan Piala Adipura Metropolitan. Keberhasilan ini merupakan kado untuk Hari Ulang Tahun Kota Medan ke-422 untuk seluruh warga Kota Medan,” kata Walikota, Minggu (3/6).

 

Sebagai ungkapan rasa terima kasih  dan apresiasi itulah, Walikota  akan mengarak Piala Adipura keliling Kota Medan sehingga warga mengetahuinya. Rencananya, pengarakan Piala Adipura itu akan dilaksanakan begitu Walikota tiba di Bandara Polonia Medan, Rabu (6/6) dan arakan akan berakhir di Lapangan Merdeka.(rom)

 

Perihal barometersumut
Suka Menulis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: