Kepling Se Kota Medan Dapat Jamsostek

barometersumut.com/Medan

 

Walikota Rahudman Harahap marah besar kepada Lurah dan Kepling yang minim hadir saat launching kepesertaan Kepling se-Kota Medan dalam program Jamsostek di Lapangan Merdeka Medan, Selasa (19/6).
Orang nomor satu tersebut merasa kecewa melihat Lurah yang hadir dalam acara launching tersebut yang hanya seperempat  saja dari total 151 jumlah Lurah yang ada di Kota Medan. Sedangkan Kepling  dinilainya tidak disiplin, karena banyak yang duduk-duduk dan berada di luar Lapangan Merdeka sekalipun acara  launching sudah dimulai. Padahal acara ini dibuat dalam upaya memberikan perlindungan sosial, sehingga Kepling tenang dan nyaman dalam menjalankan tugasnya. “Ini akan menjadi bahan pertimbangan saya. Lurah dan Kepling seharusnya disiplin,” kata Walikota dengan nada tinggi  saat itu.
Bahkan,dirinya mengingatkan agar seluruh Lurah dan Kepala Lingkungan (Kepling) supaya tidak mencla-mencle  pada saat menjalankan tugas di lapangan. Selain itu mereka juga diharuskan  disiplin, bertangung jawab penuh atas tugas pokok yang telah  diamanahkan serta memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat di wilayah tugasnya masing-masing.
“Sekali lagi saya tegaskan, saya tidak suka melihat Lurah maupun Kepling yang mencla-mencle di lapangan. Yang saya inginkan adalah Lurah dan Kepling yang bertanggungjawab membina masyarakatnya,  lingkungannya serta kebersihan di wilayahnya masing-masing Di luar itu saya katakan sekali lagi, saya tidak suka!” tegasnya
Diawali penyampaian apresiasi kepada Kepala PT Jamsostek Cabang Medan beserta jajarannya karena telah melaksanakan program asuransi perlindungan sosial kepada 2.001 Kepling di Kota Medan dalam bentuk Jaminan Kematian dan Jaminan Kecelakaan Kerja.
Rahudman mengatakan perlindungan sosial tersebut diberikan karena beratnya tugas dan fungsi Kepling sebagai garda terdepan  yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan pelayanan umum yang ada dalam masyarakat. Kondisi ini menyebabkan Kepling sering rentan terhadap berbagai dinamika sosial yang ada di tengah-tengah masyarakat.
“Tugas Kepling tentu sangat mulia dan  abdi pelayanan. Untuk itu Kepling sangat perlu diberikan perlindungan sosial  yang memberikan ketenangan dan kepastian dalam menjalankan tugas-tugas pelayanan umum. Melalui program ini, Kepling telah terlindungi khususnya melalui  Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian,” ungkapnya.

Dalam acara ini turut diserahkan secara simbolis kartu peserta Jamsostek kepada perwakilan kepling serta memberikan santunan kepada 5 orang ahli waris  Kepling yang sudah meninggal yakni H Rosdiana Hasibuan, istri almarhum H Sufron Siregar (Keplinmg III) Kelurahan Gedung Johor, Kecam,atan Medan Johor)  sebesar Rp.16.000.000. Lisnawati, istri almarhum T.M Reza Fahlevi (Kepling XVIII Kelurahan Komat I, Kecamatan  Medan Area) Rp.21.000.000.Selanjutnya, Asnah, istri almarhum Endang Syahputra Barus (Kepling I Kelurahan Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan) Rp21.000.000. Leginem, istri almarhum Supardi (Kepling XI Klurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal) Rp.21.000.000 dan Nuraini, istri almarhum Jumingan (Kepling XIII Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Deli) Rp.21.000.000.(rom)

Perihal barometersumut
Suka Menulis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: